Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Apa Benar Imunisasi MMR Menyebabkan Autis?

Hai Bunda, apa akhir-akhir ini Bunda mendengar isu MMR (Measles, Mumps dan Rubella) bisa menyebabkan autisme? Bunda jangan takut dulu ya, karena isu tersebut pernah menyeruak pada akhir 1990-an setelah muncul sebuah artikel yang menyatakan bahwa antara virus vaksin campak dan penyakit inflamasi usus memiliki hubungan. Terdapat pula publikasi mengenai hubungan antara MMR, penyakit usus dan autism.

Apa sih sebenarnya imunisasi MMR itu? Dan apakah benar ada hubungannya dengan Autisme? Imunisasi MMR sendiri berguna mencegah measles (campak), mumps (gondong) dan rubella (campak Jerman). Alangkah baiknya mari kita ketahui lebih dulu penyakit-penyakit tersebut ya Bunda:

  1. Campak

Campak sebuah penyakit infeksi yang amat menular dengan gejala demam tinggi, pilek batuk, mata menjadi merah dan terdapat ruam di kulitnya. Komplikasi yang akan timbul dari campak yaitu infeksi telinga, radang paru-paru, radang otak yang dapat menyebabkan kejang, tuli dan retardasi mental 1 atau 2 dari 2000 orang yang terkena.

     2)   Gondong

Gondongan merupakan penyakit yang sering dialami oleh anak-anak baik laki-laki maupun perempuan. Pada masa berkembangnya, penyakit ini kerap timbul yang dapat menular dengan ditandai dengan pembesaran kelenjar ludah terutama pada kelenjar parotis. Kelenjar parotis ini sendiri terletak pada depan telingga. Apabila membengkak maka wajah akan terliihat lebih tembam dengan benjolan dari bawah telinga hinggga pada bagian tengah pipi.

Penderita akan merasakan gejala demam, sakit kepala. Komplikasi yang dapat terjadi dari gondongan ini yaitu terjadi radang selaput otak (meningitis) yang dapat terjadi pada 4-6 dari 100 orang yang menderita gondong. Komplikasi lainnya adalah terjadi gangguan pendengaran yang bersifat permanen, radang buah zakar (testis) yang dapat menimbulkan risiko mandul.

    3)   Campak  Jerman (Rubella)

Rubella yang merupakan penyakit ringan pada anak namun penyakit ini dapat menular. Sangat berbahaya jika rubella menulari ibu hamil pada awal kehamilan, karena hal ini dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan ini dikenal dengan nama Sindroma Rubella Kongenital dengan kelainan pada jantung dan mata, ketulian serta keterlambatan perkembangan. Gejala yang timbul yaitu demam selama 2 hingga 3 hari dan muncul bercak-bercak merah.

Jadi apakah benar ada hubungan antara imuniasi MMR dengan Autisme? Tidak ada bukti ilmiah antara imunisasi MMR dengan autisme. Berbagai imunisasi telah dilakukan baik di Amerika dan Eropa yang menunjukkan bahwa imunisasi MMR dan autisme tidak ada hubungannya.  

Autisme sendiri biasanya terdeteksi pada usia 18-30 bulan dan terbanyak pada anak laki-laki. Penyebab dari autisme belum diketahui secara pasti, namun beberapa para ahli berpendapat proses yang dapat menyebabkan autisme dimulai sebelum lahir. Faktor genetik menjadi pendapat terbesar penyebab autisme.

Alasan orang-orang banyak mengatakan imunisasi MMR dapat menyebabkan autisme yaitu Karena jadwal imunisasinya yang dilakukan lebih dulu, sehingga banyak yang menduga bahwa imunisasi MMR inilah yang menjadi penyebab autisme pada buah hatinya.

Penelitian kontroversi yang dilakukan Dr. Andrew Wakefield pada tahun 1998, yang melakukan penelitian mengenai hubungan antara imunisasi dengan autisme ini mengatakan bahwa kedua hal tersebut saling berkaitan. Namun pada akhirnya pernyataan tersebut ditarik kembali.

Selanjutnya dilakukan penelitian di British Medical Journal pada awal tahun 2011, menunjukkan tidak ada peningkatan insiden autisme dengan saat MMR belum diberikan. Karena isu ini telah menimbulkan ketakutan bagi orangtua dan juga untuk para dokter anak. Insiden tersebut pada akhirnya meningkatkan penyakit campak akibat ketakutan untuk di imunisasi MMR.

Perlindungan kesehatan untuk anak merupakan tanggung jawab kedua orangtua. Saat buah hati Bunda di imunisasi, maka bukan hanya melindungi dirinya namun juga sekitarnya pada lingkungan tempat tinggal, sekolah dan tempat hiburan lainnya. Jadi untuk Bunda dan Ayah jangan ragu untuk melindungi si kecil dari penyakit campak (measles), Gondongan (mumps) dan juga campak jerman (rubella).

Beri yang terbaik untuk si kecil dengan melakukan imunisasi yang nyaman bagi si kecil melalui ProSehat.com. Selain itu Bunda dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai produk kesehatan dan imunisasi melalui Maya Asisten Kesehatan Prosehat Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik www.prosehat.com.

Sumber:

Widodo, Ariani Dewi. “Benarkah Vaksin MMR Membuat Autis?” https://www.tanyadok.com/anak/benarkah-vaksin-mmr-membuat-autisme . Diakses pada 25 Januari 2018

IDAI. “MMR Tidak Menyebabkan Autisme (Bagian I)”. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/mmr-tidak-menyebabkan-autisme-bagian-i. Diakses pada 8 Februari 2018

Suci, Hygiena Kumala. “Gondongan=Mandul???”. https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/gondongan-mandul. Diakses pada 8 Februari 2018

IDAI.”Imunisasi Campak-Rubella (MR)”. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/imunisasi-campak-rubella-mr. Diakses pada 8 Februari 2018

Produk Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked