Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Alami Obesitas? Coba Diet Rendah Kalori!

Apa itu diet rendah kalori? Bagi Sobat yang ingin menurunkan berat badan, pasti tak jarang mendengar istilah diet rendah kalori. Seperi kita ketahui, makan lebih sedikit kalori atau berolahraga untuk membakar kalori biasanya memang membuat berat badan turun. Satu pon lemak tubuh sama dengan 3.500 kalori. Jadi, jika Sobat ingin menurunkan 2 pon berat badan setiap minggu, maka Sobat perlu makan 7.000 kalori lebih sedikit setiap minggunya, yang artinya mengurangi rata–rata 1.000 kaori lebih sedikit setiap harinya.

Diet rendah kalori adalah diet yang membatasi asupan Sobat hingga 1.200–1.600 kalori per hari untuk pria dan 1.000 hingga 1.200 kalori per hari untuk wanita. Ada juga diet sangat rendah kalori dimana seseorang hanya mengonsumsi 800 kalori per hari dan jenis diet ini biasanya menggunakan makanan khusus atau sup untuk menggantikan makanan dan vitamin, serta tentunya harus dengan pantauan dokter gizi maupun ahli gizi terlatih. Diet rendah kalori dapat membantu seseorang mencapai penurunan berat badan hingga 3-5 pon per minggu. Untuk menurunkan berat badan, kebanyakan orang lebih memilih diet rendah kalori dibanding diet sangat rendah kalori, karena diet yang ekstrim lebih susah untuk diikuti dan memiliki lebih banyak risiko untuk kesehatan Sobat.

Jadi apa yang harus Sobat lakukan untuk memulai diet rendah kalori? Tentu saja Anda harus mencari tahu berapa banyak kalori yang diperlukan oleh tubuh untuk mempertahankan berat badan saat ini. Hal tersebut bergantung pada berat badan, usia, tinggi badan, dan tingkat aktivitas Sobat. Jika ingin menghitung kebutuhan kalori, Sobat dapat menggunakan berbagai jenis aplikasi yang sudah banyak tersedia.

Baca Juga: 8 Tips Mengolah Makanan Sehat Alami

Bila ingin menurunkan berat badan dalam jumlah yang banyak, maka Anda perlu menurunkan kebutuhan kalori perlahan-lahan sesuai dengan berjalannya waktu. Sobat juga perlu mencatat apa yang sudah dimakan sehari–hari, sehingga Anda dapat terus memantau berapa banyak kalori yang Sobat konsumsi tiap harinya.

Menambahkan diet rendah kalori dengan berolahraga merupakan salah satu cara yang paling sukses untuk menurunkan berat badan dan juga untuk mempertahankannya.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk memaksimalkan kalori Sobat:

  • Konsumsi protein selalu. Cobalah konsumsi protein setiap kali Sobat makan. Tidak hanya membantu untuk menjaga tetap kenyang, tapi juga membantu membakar kalori. Studi penelitian menunjukkan bahwa protein dapat membantu meningkatkan metabolisme, sehingga membantu pembakaran kalori. Protein juga membantu menurunkan nafsu makan karena Anda merasa lebih kenyang. Ada banyak sumber protein yang bisa dicoba, seperti daging tanpa lemak, telur, keju, ikan, kacang– kacangan.
  • Jangan minum kalori. Nah, yang dimaksudkan yakni cobalah untuk menghindari semua minuman manis seperti minuman bersoda, jus buah, dan minuman olahraga. Ketika Sobat sedang diet, tidak ada minuman yang lebih penting daripada air putih. Mempertahankan kondisi tubuh dalam keadaan terhidrasi juga membantu membakar kalori dalam tubuh Sobat.
  • Hentikan konsumsi “junk food”. Tentu saja, Sobat pasti akan sesekali ingin untuk kembali mencoba makanan jenis ini, namun jangan menjadi kebiasaan. Kalori dari junk food disebut sebagai kalori kosong, karena makanan jenis ini tidak ada fungsinya untuk menyehatkan tubuh Sobat dan juga jenis makanan ini tidak membuat kenyang dalam waktu yang lama. Lebih baik jika Sobat menghilangkan jenis makanan tersebut dari daftar makanan Anda.
  • Perhatikan jenis karbohidrat yang Sobat konsumsi. Karbohidrat dibagi dalam beberapa bentuk, namun sebagian besar dibagi menjadi 2 kategori, yaitu sederhana dan kompleks. Karbohidrat kompleks umumnya adalah karbohidrat yang baik untuk tubuh seperti sayuran, kentang dan gandum utuh. Karbohidrat sederhana sering disebut juga karbohidrat olahan, seperti roti putih, nasi putih, keripik kentang, gula dan sering ditemukan dalam makanan–makanan olahan (makanan cepat saji). Buah juga mengandung gula, yang secara teknis merupakan karbohidrat sederhana, namun dianggap sebagai komponen diet yang sehat.

Baca Juga: 8 Alasan Kenapa Medical Check Up Perlu

Hal penting lainnya saat Sobat hendak melakukan diet rendah kalori adalah Anda mungkin akan tergoda untuk memotong kalori sebanyak mungkin untuk menurunkan berat badan lebih cepat, tapi hal ini justru akan membuat Anda sulit mempertahankan diet rendah kalori yang terlalu rendah.

Jika Sobat ingin melakukan diet rendah kalori, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, karena ada kemungkinan malah berakhir dengan kekurangan gizi, terutama bagi yang masih dalam masa pertumbuhan. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang–orang yang membatasi kalori terlalu banyak dan menurunkan berat badan terlalu cepat biasanya akan mendapatkan kembali berat badan yang sudah mereka turunkan.

Bagi Anda yang masih membutuhkan ulasan maupun produk kesehatan, silakan akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

instal aplikasi prosehat

Daftar Pustaka

  1. Low-Calorie Diets – familydoctor.org/low-calorie-diets/ , diakses pada tanggal 10-11-2018
  2. Low-Calorei Diets mean High-Quality Lives, Research Shows – everydayhealth.com/columns/jared-bunch-rhythm-of-life/reducing-daily-calories-is-a-great-way-to-improve-your-quality-of-life/ , diakses pada tanggal 10-11-2018
  3. How healthy are low-calorie diets – today.com/health/low-calorie-diets-are-they-healthy-t119760 , diakses pada tanggal 10-11-2018
  4. Pengaruh Diet Rendah Kalori Seimbang dan Latihan Fisik Aerobik terhadap profil Lipid Perempuan Obes – journal.mercubaktijaya.ac.id/downlotfile.php?file=4.pdf, diunduh pada tanggal 10-11-2018
  5. Diet rendah kalori – gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2013/09/Brosur-Diet-Rendah-Kalori.pdf , diunduh pda tanggal 10-11-2018

WhatsApp Asisten Maya saja