Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

8 Alasan Mengapa Bayi Baru Lahir Harus Suntik Hepatitis B

Tahukan Bunda, bayi yang baru lahir sistem kekebalan tubuhnya masih rentan terhadap penyakit. Maka dari itu bayi yang baru lahir harus mendapatkan beberapa jenis vaksinasi salah satunya Hepatitis B.

Hepatitis B adalah peradangan pada organ hati yang diakibatkan oleh virus hepatitis B yang dapat berkembang menjadi kronis. Apabila Hepatitis B tidak ditangani dengan tepat, berpotensi menjadi sirosis hati hingga kanker hati. Bila dua kondisi ini terjadi, dapat meningkatkan risiko kematian. Lalu, mengapa Bayi baru lahir harus suntik hepatitis B? Berikut 8 alasannya:

1. Hepatitis B Dapat Ditularkan Saat Persalinan

Penularan hepatitis B dapat ditularkan secara vertikal dari Ibu ke janin, baik pada saat masih di dalam kandungan atau setelah proses persalinan. Ibu yang terinfeksi hepatitis B, 90% dapat menginfeksi bayinya. Sehingga Ibu hamil memerlukan pemeriksaan status infeksi virus hepatitis B (HbsAG). Pemeriksaan dilakukan sebanyak dua kali, saat pemeriksaan kehamilan pertama dan diulang kembali sebelum persalinan. Vaksinasi Hepatitis B merupakan salah satu cara untuk memutus rantai penularan tersebut.

2. Hepatitis B pada Anak Tidak Bergejala

Hepatitis B pada anak-anak seringkali tidak menimbulkan gejala apapun hanya gejala biasa seperti rasa mual dan lesu. Pertumbuhan Anak terlihat sehat dan normal tanpa hambatan. Namun di kemudian hari, penyakit ini dapat berkembang dan meningkatkan risiko komplikasi yang lebih parah.

3. Semakin Muda Usia Semakin Rentan Menjadi Hepatitis B Kronis

Pada orang dewasa, sebanyak 90% yang terkena hepatitis B dapat mengalami kesembuhan. Akan tetapi 5% sisanya dapat berkembang menjadi kronis. 15-25% Orang dewasa yang terinfeksi Hepatitis B sejak usia anak-anak, dapat berubah menjadi kronis hingga berkembang menjadi sirosis atau kanker hati.

Pada Anak-anak yang terinfeksi usia dibawah 1 tahun, sebesar 80-90% dapat berkembang menjadi kronis. Sedangkan usia kurang dari 6 tahun hanya 30-50% yang berkembang menjadi kronis.

4. Vaksinasi Hepatitis B Pengobatan yang Tepat dan Cepat

Meskipun Hepatitis B belum ada obat untuk menyembuhkannya, vaksinasi hepatitis B telah terbukti efektif sebagai pencegahan agar terlindungi dari infeksi hepatitis B. Selain itu proses vaksinasi Hepatitis B sangat cepat jadi tidak menghabiskan waktu seharian.

5. Vaksinasi Hepatitis B menjadi Program Rutin Pemerintah

Dengan tingginya penderita Hepatitis B pada Anak-anak, maka pemerintah memasukkan vaksinasi hepatitis B menjadi program vaksinasi rutin secara nasional dengan anjuran WHO.

Hal ini dilihat dari tingginya angka penderita hepatitis B dengan usia kurang dari 1 tahun mencapai 80-90%. Maka demikian bayi yang baru lahir menjadi usia yang pas untuk diberikan perlindungan sejak dini.

6. Penundaan vaksinasi dapat Meningkatkan Risiko Penularan

Bila Vaksinasi Hepatitis B pada bayi ditunda maka bayi berisiko tertular Hepatitis B. Penularan dapat terjadi dari Ibu, anggota keluarga lainnya ataupun tenaga medis yang tidak mengetahui jika mereka terinfeksi Hepatitis B.

Penundaan pemberian vaksinasi pada bayi dilihat dari kondisi tertentu sesuai petunjuk dokter. Sehingga vaksinasi hepatitis B harus diulang saat usia bayi menginjak 1 bulan dan 6 bulan.

7. Vaksinasi Hepatitis B Sangat Aman untuk Si Kecil

Satu hal yang dikhawatirkan para Bunda pada si Kecil yaitu efek samping yang timbul pasca vaksinasi. Bunda tidak perlu khawatir, karena pemberian vaksinasi Hepatitis B sangat aman untuk si Kecil.

Sebagian Anak akan merasakan reaksi normal seperti ada rasa nyeri atau bengkak sekitar lokasi suntik dan demam ringan yang biasa terjadi 1-2 hari setelah vaksinasi diberikan. Jadi jangan panik dulu ya Bunda.

8. Ibu Hamil juga perlu mendapatkan Vaksinasi Hepatitis B

Tidak hanya Si kecil yang mendapatkan vaksinasi Hepatitis B. Para Ibu hamil juga bisa mendapatkan vaksinasi hepatitis B. Vaksinasi Hepatitis B menggunakan vaksin inaktif yang tidak mengandung kuman hidup yang aman diberikan untuk ibu hamil. Akan tetapi pemberian vaksinasi Hepatitis B harus di dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

Baca Juga: 10 Jenis Vaksinasi Ibu Hamil

Vaksinasi Hepatitis B bisa Bunda dapatkan di ProSehat. Kenapa di ProSehat? ProSehat Aplikasi kesehatan panggil dokter kerumah yang pas untuk Bunda dan Keluarga. Selain vaksinasi, Sahabat bisa mendapatkan berbagai produk kesehatan baik vitamin hingga makanan sehat.

Bunda juga bisa berkonsultasi langsung dengan Asisten Kesehatan Maya melalui melalui Telp / SMS / WhatsApp :0811-18-16-800. Download aplikasi ProSehat melalui Google Play dan Apps Store sekarang juga. Lindungi Bunda dan keluarga sekarang juga jangan sampai sakit hati ya.

instal aplikasi prosehat

Sumber:

1. Widodo, Ariani Dewi. “Vaksinasi Hepatitis B pada Bayi Baru Lahir, Penting!”. tanyadok.com
2. Trisbiantara, Irene. “Tanya Jawab: Hepatitis B”. tanyadok.com
3. IDAI. “Kenali Hepatitis B”. idai.or.id
4. Hepatitis B Foundation. “Recommendations for Screening, Monitoring, and Referral of Pediatric Chronic Hepatitis B”. hepb.org
5. Ananta, Yovita. “Vaksin Hepatitis B untuk Anak”. rspondokindah.co.id
6. ProSehat. “10 Jenis Vaksinasi Wajib Bagi Calon Ibu Hamil”. prosehat.com

WhatsApp Asisten Maya saja