Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

7 Pola Makan Sehat Bagi Pekerja Kantoran agar Tetap Fit

Beratnya tanggung jawab yang harus dipikul serta segudang tumpukan pekerjaan yang harus dikerjakan sering membuat para pekerja kantoran mengalami stres dan tak sedikit yang mengabaikan kesehatannya. Selain itu, kepadatan dan kesibukan aktivitas di kantor juga acap kali membuat para pekerjanya tidak memedulikan pola makan yang sehat.

Hampir rata-rata para pekerja kantor memiliki kebiasaan-kebiasaan berikut, yang jauh dari kata pola makan sehat, yaitu:

1. MELEWATKAN SARAPAN PAGI

cewek usia 20an, makan sehat

Banyak dari para pekerja kantor yang melewatkan sarapan pagi dengan alasan takut telat dan sebagainya. Padahal sarapan pagi sangat penting, dengan sarapan pagi, kandungan gula darah tetap stabil, sehingga kita dapat lebih fokus dalam melakukan aktivitas.

2. KURANG MENGONSUMSI AIR PUTIH

Hampir rata-rata kantor di Indonesia sudah memiliki AC,sehingga hal ini pasti menjadi alasan utama para pekerja kantor kurang mengonsumsi air putih. Hampir sebagian besar dari mereka pasti mengatakan tidak haus atau takut berulang kali ke kamar mandi jika banyak minum air putih. Padahal, jika tubuh kekurangan air akan membuat kerja ginjal menjadi berat, dan menyebabkan berbagai penyakit yang terkait.

3. MAKAN SIANG DENGAN SANTAN ATAU MAKANAN CEPAT SAJI

Saat jam makan siang tiba, hampir 85% para pekerja kantor akan menyantap makanan yang ada di sekitar kantor mereka. Menurut survei, warung padang adalah salah satu rumah makan yang sangat mudah ditemui di Indonesia dan sudah seperti kita ketahui, makanan di warung padang tentunya banyak disajikan dengan santan atau mengandung kolesterol. Hal ini kurang baik untuk kesehatan tubuh. Kemudian, tak sedikit pula para pekerja yang gemar memesan makanan dari restoran cepat saji, yang juga sama tidak baiknya bagi kesehatan. Belum lagi dari segi kebersihan, makanan yang dijual tersebut, belum dapat dipertanggungjawabkan kebersihannya.

4. MEROKOK SETELAH MAKAN

Sudah banyak literatur yang menerangkan dampak bahaya dari rokok, bahkan produsen rokok sendiri sudah memberikan gambaran-gambaran yang menyeramkan akibat merokok. Namun, hampir sebagian besar para pekerja beralasan dengan merokok akan mengurangi stres mereka, padahal itu hanyalah sugesti belaka.

5. MAKAN MALAM YANG BERLEBIHAN

Saat pulang ke rumah, para pekerja kantor cenderung akan melakukan balas dendam terhadap porsi makan. Mereka akan cenderung makan lebih banyak daripada biasanya dengan alasan mengganti energi yang tadi telah terkuras, padahal hal tersebut salah besar.

Sebelum kita melangkah lebih jauh, sedikit kita bahas terlebih dahulu tentang pola makan sehat. Ada dua hal yang terkandung dalam pola makan sehat, yaitu makanan yang sehat dan pola makannya sendiri. Makanan sehat adalah makanan yang di dalamnya terkandung zat-zat gizi, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serat dan mineral. Sementara pola makan ialah cara yang ditempuh seseorang atau sekelompok orang untuk memilih makanan dan mengonsumsinya dengan maksud mempertahankan kesehatan.

Bila kita dapat menerapkan pola makan yang sehat, kondisi fisik tubuh kita akan lebih terjamin sehingga tubuh akan mampu melakukan aktivitas dengan baik pula. Selain itu, dampak yang ditimbulkan dari tubuh yang sehat ialah kita akan lebih bersemangat untuk bekerja dan berpikir, sehingga pada akhirnya kita akan menjadi lebih produktif. Kondisi ini berbanding terbalik jika tubuh kekurangan zat gizi karena pola makan yang tidak sehat. Bila tubuh kekurangan zat gizi, maka daya tahan tubuh akan turun dan rentan terkena penyakit, selain itu kemampuan produktivitasnya juga akan melemah dan berkurang.

Agar tubuh tetap sehat dan tetap mampu berproduktivitas dengan baik, seorang pekerja kantor perlu menerapkan pola makan sehat dalam hidupnya. Berikut adalah 7 cara yang dapat ditempuh guna terpenuhinya pola makan sehat:

  1. SARAPAN PAGI HARI

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, sarapan pagi adalah wajib hukumnya. Sarapan pagi dapat menstabilkan guladarah serta membuat tubuh serta otak bekerja lebih efektif. Konsumsilah makanan yang praktis tapi memenuhi kebutuhan gizi seperti sereal, roti gandum, telur rebus, dan sebagainya.

  1. BERHENTI MEROKOK

Sugestikanlah diri kita sendiri, bahwa rokok tidak dapat menghilangkan stres. Cari cara lain mengindari stres seperti dengan mengunyah permen karet atau hal lain.

  1. ATUR KONSUMSI TEH DAN KOPI

Kafein yang terlalu banyak dapat menghambat kinerja otak, gantilah kopi atau teh hitam yang biasa kita konsumsi dengan teh hijau yang kaya akan antioksidan.

  1. KONSUMSI AIR PUTIH YANG CUKUP

Jangan malas untuk meminum air putih, ingatlah bahwa tubuh memerlukan 2 – 3 liter air putih per hari. Jika tubuh terasa tidak haus, sekali lagi ingatlah kebutuhan air putih untuk tubuh.

  1. CAMILAN SEHAT

Setiap dua jam sekali, sebenarnya pekerja kantor perlu makan agar otak tetap mendapat asupan gula sehingga dapat menghindari kelelahan dan perubahan mood. Buah-buahan atau kacang-kacangan dapat dijadikan pilihan sebagai menu cemilan yang sehat.

  1. MAKAN SIANG DENGAN BEKAL SEHAT

Biasakanlah membawa bekal ke kantor, dengan membawa bekal sendiri, kita dapat memastikan kebersihan dari makanan tersebut. Selain itu, bekal yang dibawa dapat kita sesuaikan agar terdiri dari zat-zat gizi yang diperlukan oleh tubuh.

  1. TIDAK MAKAN MALAM SECARA BERLEBIHAN

Hindarilah perasaan balas dendam terhadap makanan ketika pulang ke rumah. Dan ingatlah bahwa saat malam tubuh tidak memerlukan energi yang banyak, sehingga makan malamlah secara cukup dan tidak lewat dari pukul 7 malam.

Nah, bagaimana Sobat? Yuk, mulai sekarang coba terapkan 7 kiat agar pola makan sehat dapat terpenuhi seperti ulasan di atas. Jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

instal aplikasi prosehat

Referensi:

  1. Adriani, M. & Wirjatmadi, B. (2013) Pengantar Gizi Masyarakat, Kencana Prenada Media Group, Jakarta.
  2. Afriani, N. (2013). Hubungan Pola Makan, Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Dan Prestasi Belajar Siswa / Siswi Kelas 2 SLTP Negeri 2 Karawang. Jakarta : Sripsi Universitas Esa Unggul
  3. Baric, I.C, et al. (2014). Dietary Habits and Nutritional Status of Adolescents (Food Technology and Biotechnology 38 (3) : 217–224, 2014). Diakses 9 September 2018, dari ftb.com.hr/images/pdfarticles/2014/July-September/38-217
  4. Rajaretnam,T et al. (2013). Nutritional status of adolescents in Northern karnataka, india. The Journal of Family Welfare Vol. 58, No.1, June – 2013.
  5. Vashist, et al. (2015). Nutritional status of adolescents in rural and urban Rohtak, Haryana. Health and Populations Perspectives and Issues Vol. 32 (4), 190-197.

WhatsApp Asisten Maya saja