Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

6 Pantangan Makanan untuk Penderita Maag

Pernahkah kalian mengalami sakit perut? Apa yang menurut kalian menyebabkan sakit perut? Sakit perut dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti ketidakcocokan perut kita dengan jenis makanan tertentu, pola makan kita yang berantakan, ataupun karena disebabkan oleh penyakit tertentu. Maag adalah salah satu contoh penyakit yang menyebabkan perut kita sewaktu-waktu dan kita perlu mengonsumsi obat tertentu untuk mencegah pernyakit ini kambuh sewaktu-waktu. Maag tentu saja akan menganggu keseharian kita karena membuat kita tidak nyaman untuk beraktivitas dan pastinya membuat kita tidak bisa beraktivitas dengan optimal dalam sehari.

Sebenarnya apa sih penyebab dari penyakit maag? Maag dapat disebabkan oleh banyak hal seperti adanya luka pada lapisan dalam lambung, terjadinya infeksi bakteri helicobacter pylori, efek samping karena penggunaan obat tertentu, dan lain-lain. Tanpa disangka, stres juga merupakan salah satu penyebab dari maag dan hal ini juga dipicu oleh waktu istirahat kita yang kurang. Namun tahukah kalian jika terdapat beberapa makanan yang dapat memicu kambuhnya maag? Berarti kita harus menghindari makanan tersebut dong?

Dari pada semakin penasaran mengenai pantangan makanan apa untuk penderita maag, yuk kita simak penjelasan berikut!

1. Makanan pedas

Makanan pedas adalah salah satu jenis makanan yang digemari oleh semua kalangan, mulai dari yang muda hingga sudah lanjut usia. Namun tahukah kalian jika penderita maag sebaiknya menghindari makanan pedas? Yup, makanan pedas dapat menyebabkan luka pada lambung yang pastinya memperparah penyakit maag. Untuk itulah kita sebaiknya menghindari makanan yang banyak mengadung cabai, bubuk cabai, ataupun merica.

2. Makanan asam

Seperti makanan pedas, penderita maag tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan asam karena jenis makanan yang satu ini dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan. Beberapa contoh makanan asam antara lain adalah buah jeruk, limau, lemon, minuman berkabonasi ataupun minuman bersoda, dan lain-lain.

3. Produk olahan susu

Apakah kalian termasuk penggemar susu? Namun tahukah kalian jika berbagai produk olahan susu tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit maag? Kenapa begitu? Yup benar sekali, tingginya kandungan laktosa pada berbagai produk olahan susu inilah yang dapat menyebabkan timbulnya gangguan pada saluran pencernaan kita. Kandungan laktosa ini akan menyebabkan perut kita menjadi kembung, menghasilkan gas berlebih dan tentu saja bisa berujung pada diare. Meskipun begitu, kita tetap bisa mengonsumsi beberapa produk olahan susu apabila berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter agar kebutuhan nutrisi kita tetap tercukupi.

4. Minuman berkafein

Kabar mengecewakan bagi pecinta kopi namun penderita penyakit maag. Kok bisa? Yup, sebagai penderita maag kita tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman berkafein dalam intensitas waktu yang rutin karena hal ini dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan kita. Beberapa contoh minuman berkafein lainnya adalah cokelat, soda, serta teh.

5. Makanan yang sulit dicerna

Beberapa jenis makanan yang sulit dicerna juga akan menyebabkan gangguan pada pencernaan kita dan hal ini lah yang menyebabkan lambung kita bekerja lebih keras dari biasanya. Memang makanan apa yang dimaksud dengan makanan sulit dicerna di sini? Beberapa contohnya makanan sulit dicerna antara lain adalah cake, makanan dengan kadar lemak tinggi, keju, cokelat, dan lain-lain.

6. Buah dan sayur yang menghasilkan gas

Buah dan sayuran yang tinggi akan kandungan gas juga tidak disarankan untuk penderita maag karena hal ini dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan kita. Beberapa contoh makanan yang tinggi akan kandungan gas adalah kubis, kacang-kacangan, nangka, kedondong, pisang ambon, sawi, dan berbagai buah-buahan yang dikeringkan.
Nah itu tadi adalah beberapa pantangan makanan untuk penderita maag yang perlu kita ketahui. Bukanlah suatu hal yang sulit untuk diingat bukan? So, pastinya sudah siap untuk hidup lebih sehat dari sebelumnya bukan?

instal aplikasi prosehat

WhatsApp Asisten Maya saja