Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

5 Mitos dan Fakta Donor Darah yang Kamu Harus Tahu!

Tak sedikit orang yang masih takut untuk menyumbangkan darahnya karena masih adanya mitos donor darah yang berkembang di khalayak ramai. Mereka menganggap donor darah dapat menularkan penyakit karena jarum yang digunakan tidak steril. Anda salah, justru dengan donor darah, tubuh menjadi lebih sehat. Ayo ketahui mitos dan fakta tentang donor darah melalui artikel ini.

Baca Juga: 5 Selebriti Indonesia yang Ikut Donor Darah

1. Mitos: Donor mengakibatkan kehabisan darah

Fakta: Setiap kali darah diambil untuk didonorkan, maka otomatis tubuh akan bekerja membuat sel-sel darah baru. Anggapan yang menyebutkan kalau para pendonor akan kehabisan darah adalah keliru. Tubuh senantiasa bekerja untuk memroduksi darah selama manusia tersebut masih hidup

2. Mitos: Donor darah bisa menularkan penyakit

Fakta: Ada beberapa orang yang takut mendonorkan darahnya dengan alasan bisa terkena penyakit menular. Ini tidak akan terjadi karena Palang Merah Indonesia (PMI) dalam bekerja selalu mengikuti standar internasional sesuai PMI Amerika (American Red Cross Blood Services).  Petugas PMI sebelumnya telah dilatih terlebih dahulu. Jarum yang digunakan dipastikan steril dan sekali pakai. Jadi, Anda tak perlu khawatir!

3. Mitos: Seorang Vegetarian tidak boleh mendonor karena zat besinya kurang

Fakta: Seorang Vegetarian dapat menyumbangkan darah bila syarat-syarat donor darah lainnya terpenuhi, seperti Hemoglobin (Hb), tekanan darah, dan berat badan. Zat besi yang diperlukan tetap ada dalam penyimpanan tubuh dan akan dapat digantikan dengan diet seimbang setelah donor darah. Waktunya mungkin akan sedikit lebih lama, sekitar 1 bulan, namun tetap tidak mengganggu kesehatan yang berarti.

4. Mitos: Sering donor darah mengakibatkan tubuh kekurangan zat besi

Fakta: Orang yang sehat dengan pola makan yang baik dapat mendonorkan darah empat kali setahun dengan rentang waktu tiga bulan. Ini tidak akan membuat kandungan zat besi dalam tubuh Anda berkurang.

Baca Juga: Manfaat Donor Darah yang Belum Anda Ketahui

5. Mitos: Orang yang takut jarum suntik jangan mendonor darah

Fakta: Untuk mengambil darah biasanya digunakan jarum berukuran besar, tujuannya agar proses pengambilan darah tidak memerlukan waktu yang lama. Karena bila lama, risiko infeksinya meningkat. Rasa sakit masing-masing orang berbeda-beda. Sakit hanya terasa saat pertama kali lengan dimasuki jarum. Proses pengambilan darah normal berlangsung 7-10 menit, bisa mencapai 1 jam bila pendonor merasa cemas.

Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai donor darah dan produk kesehatan penambah darah, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Chat Asisten ProSehat aja