Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

5 Cara Mencerahkan Wajah Secara Alami

Ladies, memiliki kulit yang putih dan cerah merupakan dambaan seorang wanita dan tentunya untuk mendapatkan hal tersebut tidak melulu identik dengan produk-produk kecantikan yang membutuhkan modal besar untuk mendapatkannya. Perlu diperhatikan bahwa kandungan pengawet dan zat kimia lainnya yang terdapat pada produk kecantikan tersebut justru akan berbalik memberikan efek buruk dalam jangka waktu panjang. Lantas bagaimana cara mencerahkan wajah secara alami?

Sebelumnya, Ladies perlu mengetahui terlebih dahulu penyebab dari kulit wajah yang menghitam. Pigmen melanin adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit setiap orang. Apabila didapati kadar melanin yang semakin tinggi, maka warna kulit akan semakin gelap. Asam amino tirosin didapatkan pada jaringan kulit yang bekerja untuk membentuk pigmen melanin yang baru. Saat kulit terpapar oleh sinar UV, maka enzim tirosin akan teroksidasi, kemudian akan menginisiasi pembentukan pigmen melanin baru. Selain dari pembentukan pigmen melanin ini sendiri, paparan sinar (UV A, UV B, dan UV C)juga dapat membentuk suatu reaksi radikal bebas, yang dianggap sebagai racun pada tubuh. Reaksi radikal bebas ini memiliki dampak merusak pada jaringan kulit, juga menyebabkan perubahan warna kulit menjadi lebih gelap.

Pastinya Ladies penasaran bagaimana cara mencerahkan wajah yang alami agar wajah selalu tampak bersinar? Berikut 5 cara mencerahkan wajah yang bisa didapatkan dari bahan-bahan alami sekitar kita, yuk kita simak!

  1. VITAMIN C

Ladies, vitamin C bisa didapatkan dari  buah-buahan, seperti jeruk, lemon, kiwi, brokoli dll. Selain dari buah-buahan, vitamin C juga dapatdiperoleh dari asupan suplemen vitamin C itu sendiri. Vitamin C sangatbermanfaatuntuk jaringan kulit. Kandungan antioksidan yang dimiliki vitamin C dapat menekan produksi radikal bebas pada kulit. Radikal bebas yang terdapat pada kulit biasanya terbentuk apabila kulit terpapar sinar UV. Dampak dari radikal bebas yang terbentuk pada kulit yaitu merusak jaringan sel kulit tersebut, salah satunya mengakibatkan terjadinya hiperpigmentasi pada kulit (warna kulit yang menghitam). Kandungan antioksidan dari vitamin C dapat menetralisasi produksi dari radikal bebas, sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan sel kulit tersebut. Selain itu, vitamin C juga dapat mencegah terjadinya pembentukan sunburn cell, serta memiliki efek pembentukan jaringan kolagen baru. Banyaknya manfaat dari vitamin C pada jaringan kulit, semakin membuktikan bahwa vitamin C dapat menjadi pilihan cara mencerahkan wajah secara alami.

  1. VITAMIN E

Mirip dengan vitamin C, vitamin E juga memiliki efek antioksidan yang bermanfaat bagi kulit. Efek yang ditimbulkan dari vitamin E juga berperan langsung dalam pencegahan pembentukan sunburn cell, serta memberikan efek proteksi terhadap pembentukan radikal bebas pada jaringan. Namun, apabila vitamin C didapatkan dari konsumsi buah-buahan, vitamin E terdapat pada kacang-kacangan, bayam, gandum, dan olive oil. Vitamin E juga dimiliki buah alpukat. Selain dikonsumsi, manfaat vitamin E dapat diperoleh secara topikal (krim vitamin E), namun penggunaan topikal hanya memberikan perubahan minimal.

Ladies, yang perlu diperhatikan adalah penggunaan vitamin C dan vitamin E secara bersamaan dapat memberikan dampak maksimal dari kandungan antioksidan yang ada terhadap efek proteksi pada jaringan kulit. Hal ini disebabkan kandungan antioksidan dari kedua vitamin tersebut bekerja dengan cara yang berbeda pada jaringan kulit, tapi apabila disatukan, maka efek yang diberikan saling melengkapi satu sama lain, sehingga efek proteksi pada jaringan kulit dapat terjadi secara maksimal.Penggunaan vitamin C dan vitamin E dapat menjadi pilihan utama sebagai caramencerahkan wajah.

  1. VITAMIN A

Vitamin A juga diyakini berperan sebagai cara mencerahkan wajah. Berbeda dengan kedua vitamin yang telah dibahas sebelumnya, vitamin A memiliki kandungan β-carotene dan lycopene yang memberi manfaat baik pada jaringan kulit. β-carotene banyak terkandung dalam wortel, labu, ubi, mangga, pepaya. Kerja dari β-carotene ini sendiri adalah untuk membatasi penyerapan sinar UV. Namun, kandungan lycopene pada vitamin A sebenarnya lebih berperan dalam mencerahkan wajah. Hal ini disebabkan karena kandungan lycopene lebih banyak pada jaringan kulit, dan ketika kulit terpapar sinar UV, kandungan lycopene pada kulit lebih banyak yang hancur dibandingkan dari β-carotene. Banyaknya lycopene yang hancur ini menyebabkan adanya reaksi radikal bebas yang semakin banyak dihasilkan, mengakibatkan rusaknya pigmen kulit serta hiperpigmentasi pada kulit. Lycopene paling banyak didapati pada buah tomat.

  1. BUAH BERI & UBI MERAH

Ladies, buah beri dan ubi merah kaya akan zat pigmen antosianin yang memberi warna merah keunguan pada jenis makanan tersebut. Buah beri yang dikenal dan bisa dijumpai di Indonesia, yaitu strawberry, blueberry, blackberry, dan raspberry. Zat pigmen antosianin ini juga telah diteliti dapat dijadikan sebagai pilihan mencerahkan wajah melalui efeknya yang dapat menyerap paparan sinar UV yang masuk ke kulit.  Pigmen antosianin ini juga dapat mencegah terjadinya perubahan dari asam amino tirosin menjadi zat radikal bebas, sehingga dapat melindungi jaringan kulit dari zat oksidan yang berbahaya.Menariknya, antioksidan yang terkandung pada makanan yang mengandung pigmen antosianin ini juga terbukti 4 kali lebih kuat dari vitamin E. Wow, hebat ya! Yuk, rajin mengonsumsi buah beri dan ubi merah!

  1. LIDAH BUAYA

Selama ini, lidah buaya memang memberikan banyak manfaat pada kulit. Manfaat yang paling dikenal ialah sintesis kolagen baru yang dipicu oleh lidah buaya, sehingga dapat memperbaiki jaringan kulit yang rusak, serta efek hidrasi yang ditimbulkan dapat menjaga kelembapan kulit. Namun, setelah diteliti lebih lanjut, ternyata lidah buaya juga memiliki manfaat pada paparan sinar UV. Lidah buaya mengandung zat flavonoid, khususnya zat aloesin. Zat aloesin ini dapat menghambat oksidasi dari asam amino tirosin yang berperan pada reaksi hiperpigmentasi kulit. Berkurangnya tirosin yang terbentuk, maka pigmen melanin yang terbentuk pun semakin sedikit. Selain itu, lidah buaya dipercaya dapat mengurangi paparan sinar UV A yang terserap di jaringan kulit. Sinar UV A sendiri dapat menyebabkan kerusakan lisosome pada sel kulit (berperan dalam terjadinya melanogenesis) hingga kematian sel. Dan hal tersebut yang menjadi penyebab timbulnya reaksi oksidasi pada kulit. Seperti telah dibahas sebelumnya, reaksi oksidasi yang menghasilkan zat radikal bebas juga menyebabkan kulit menjadi lebih hitam.

Bagaimana Ladies, masih mau pakai bahan-bahan kecantikan yang mengandung banyak pengawet? Penggunaan produk kecantikan yang alami bisa memberikan banyak manfaat, sedikit kerugian, dan tentunya lebih ekonomis! Jangan ragu-ragu gunakan 5 bahan alami sebagai pilihan cara mencerahkan wajah kalian, ya!

Nah, informasi untuk perawatan diri maupun produk kesehatan lain, bisa kamu lihat dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat!

instal aplikasi prosehat

DAFTAR PUSTAKA

  1. Telang PS. Vitamin C in dermatology. Indian Dermatology Online Journal. 2013 Jun; 4(2):143-6.
  2. Keen MA, Hassan I. Vitamin E in dermatology. Indian Dermatology Online Journal. 2016 Aug; 7 (4) : 311-5.
  3. Schagen SK, Zampeli VA, Makrantonaki E, Zouboulis C. Discovering the link between nutrition and skin aging. Dermatoendocrinol. 2012 Jul; 4(3):298-307.
  4. Korac RR, Khambholja KM. Potential of herbs in skin protection from ultraviolet radiation. Pharmacogn Rev. 2011 Dec; 5(10):164-73.
  5. Giusti M. Anthocyanins in health and disease. 1st ed. Taylor and Francis Limited; 2013:307-16.
  6. Rodrigues D, Viotto AC, Checchia R, Gomide A, Severino D, Itri R, et al. Mechanism of Aloe Vera extract protection against UVA: shelter of lysosomal membrane avoids photodamage. Photochemical & Photobiological Sciences. 2016.
  7. Tanaka M, Yamamoto Y, Misawa E, Nabeshima K, Saito M, Yamauchi K, et al. Effects of Aloe Sterol Supplementation on Skin Elasticity, Hydration, and Collagen Score: A 12-Week Double-Blind, Randomized, Controlled Trial. Skin Pharmacol Physiol. 2016;29:309-17.
  8. Ebanks JP, Wickett RR, Boissy RE. Mechanisms Regulating Skin Pigmentation: The Rise and Fall of Complexion Coloration. Int J Mol Sci. 2009; 10(9):4066-87.