Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

14 Makanan Setelah Olahraga untuk Diet yang Bisa Sobat Terapkan

Olahraga rutin bukanlah hal yang mudah dilakukan, terutama untuk para pria dan wanita karier yang memiliki sedikit waktu. Namun, olahraga tetap merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga tubuh kita tetap ideal, kuat, dan terhindar dari berbagai penyakit (obesitas, penyakit jantung, diabetes melitus, stroke, dan sebagainya).

Oleh karena itu, saat tersedia sedikit waktu di tengah kesibukan, manfaatkan waktu tersebut untuk olahraga dan usahakan olahraga tersebut efektif dalam membakar lemak dan menggantinya dengan otot. Hal ini dapat dicapai dengan konsumsi makanan yang tepat setelah olahraga sebagai diet sehat. Yuk, kita cari tahu makanan apa saja yang dimaksud.

Mengapa makanan setelah olahraga penting dalam melakukan diet?

makanan sehat puasa

Nah, sebelum membahas jenis makanan yang tepat, kita perlu tahu terlebih dahulu apa yang terjadi dalam tubuh kita setelah berolahraga. Saat berolahraga, baik aerobik maupun anaerobik, tubuh kita memerlukan energi. Sumber energi utama di awal olahraga adalah karbohidrat dalam bentuk glukosa yang beredar dalam darah. Setelah glukosa habis, maka tubuh akan memecah glikogen (cadangan energi berupa simpanan glukosa di dalam hati dan otot) menjadi glukosa untuk menjadi sumber energi.

Pada olahraga aerobik yang dilakukan dalam waktu yang lama (> 60 – 90 menit), seperti jogging, berenang, hiking, menari, atau tinju, pemecahan glikogen saja tidak cukup untuk tetap memenuhi kebutuhan energi. Sehingga protein dan lemakpun dipecah dan diubah menjadi glukosa untuk tetap menyediakan energi yang cukup. Metabolisme yang sangat kompleks tersebut dalam prosesnya akan menghasilkan panas dalam tubuh, yang dikeluarkan melalui keringat supaya suhu tubuh tidak terlalu tinggi. Keringat yang dikeluarkan terdiri dari air dan elektrolit (contoh: garam). Dengan proses tersebut, tubuh kita dapat bertahan melakukan olahraga dalam waktu yang lama.

Perbedaan olahraga aerobik dan anerobik

Setelah mengetahui cara tubuh kita mengatur ketersediaan energi, kita tahu bahwa setelah olahraga, tubuh kita berada dalam keadaan kehilangan sebagian cadangan energi serta banyak air dan elektrolit (dehidrasi). Disinilah peran makanan dalam meningkatkan efektivitas olahraga yang telah kita lakukan, agar nutrisi yang kita makan segeradigunakan dalam pembentukan otot, bukan lemak.

Kapan waktu terbaik untuk makan setelah berolahraga?

Beberapa tahun terakhir, sangat banyak penelitian yang dilakukan di bidang ini.Waktu makan terbaik setelah berolahraga dinamakan sebagai “anabolic window”, yaitu jendela waktu dimana tubuh dengan cepat sedang membangun kembali glikogen dan protein otot yang sudah terpecah. Jendela waktu tersebut adalah 1 – 3 jam segera setelah olahraga, lewat dari itu maka proses metabolisme tubuh akan berkurang sebanyak 50%.

 Apa saja yang sebaiknya dikonsumsi setelah berolahraga?

Berikut ini adalah 14 makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah olahraga dalam upaya diet sehat, mari kita bahas masing – masing berdasarkan jenis nutrisinya.

  • Karbohidrat

Rekomendasi yang ada menyarankan konsumsi karbohidrat sebanyak 1,1 – 1,5 gram/kilogram berat badan dalam 30 menit setelah olahraga, untuk stimulasi pembentukan ulang glikogen otot yang sudah terpecah. Selain itu, konsumsi karbohidrat setelah olahraga juga membantu meningkatkan pembentukan protein. Karbohidrat yang disarankan adalah yang memiliki indeks glikemik tinggi (mudah dicerna dan diserap tubuh), seperti glukosa dan sukrosa, sedangkan fruktosa harus dihindari. Berikut ini beberapa contoh karbohidrat yang disarankan:

1. Oatmeal (34 gram karbohidrat per 1 mangkuk kecil)
2. Kentang (37 gram karbohidrat per 1 buah ukuran sedang)
3. Ubi manis (24 gram karbohidrat per 1 buah ukuran sedang)
4. Nasi (53 gram karbohidrat per 1 mangkuk kecil)
5. Pasta (43 gram karbohidrat per 1 mangkuk kecil)

  • Protein

Protein sangat berkontribusi untuk memampukan tubuh kita berolahraga lebih lama. Sehingga setelah olahraga kita perlu mengonsumsi protein untuk mempersiapkan tubuh kita melakukan olahraga berikutnya. Beberapa penelitian juga menyatakan bahwa bagi kita yang rutin berolahraga dengan intensitas berat, khususnya para atlet, jika tidak diimbangi dengan makanan yang tepat, dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Untuk mencegahnya, konsumsilah protein karena protein sangat berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Jumlah protein yang disarankan untuk kita konsumsi setelah olahraga rata – rata sebanyak 1 gram/kilogram berat badan. Semakin tinggi intensitas olahraga yang dilakukan, semakin besar pula keperluan protein (dapat mencapai 1,4 – 2 gram/kilogram berat badan bagi para atlet). Usahakan untuk konsumsi kombinasi protein dan karbohidrat dengan perbandingan (1:3), misalnya 40 gram protein dan 120 gram karbohidrat. Berikut ini beberapa contoh protein yang disarankan:

  1. Susu (8 gram protein per 250 mL)
  2. Telur (13 gram protein per 100 gram)
  3. Daging ayam (31 gram protein per 100 gram)
  4. Daging merah (25 – 40 gram protein per 100 gram)
  5. Keju (14 gram protein per 4 ons)
  • Lemak

Lemak dapat memperlambat penyerapan makanan, tetapi tidak akan mengurangi manfaatnya. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makan makanan berlemak setelah olahraga, tapi jika sulit untuk dilakukan, pembentukan ulang glikogen tetap akan berlangsung. Beberapa contoh lemak yang aman untuk dikonsumsi setelah olahraga:

  1. Alpukat
  2. Kacang – kacangan
  • Vitamin

Olahraga yang terlalu berat atau dilakukan tanpa instruksi yang benar, terkadang dapat menimbulkan cedera atau nyeri otot. Tingkatkan konsumsi antioksidan seperti vitamin C dan E yang cukup mudah ditemukan dalam buah dan sayur:

  1. Buah sitrus (jeruk, lemon)
  2. Sayuran (tomat, brokoli, bayam, selada, timun, tauge, paprika merah)
  • Air

Meskipun tidak termasuk ke dalam kategori makanan, konsumsi air tidak boleh dilupakan setelah olahraga. Setelah olahraga tubuh kita berada dalam kondisi dehidrasi, sehingga kita harus sepenuhnya mengganti kekurangan air dan garam yang keluar lewat keringat. Air putih, meskipun tidak mengandung garam, tetap disarankan untuk kita minum setelah olahraga, sejumlah hingga 1,5 L untuk setiap kilogram berat badan yang hilang.

Garam dapat kita dapatkan melalui makanan yang kita makan setelah olahraga, sesuai rekomendasi untuk diet sehat. Padaolahraga intensitas berat setara para atlet, selama olahraga disarankan untuk mengonsumsi minuman dengan kandungan elektrolit dan glukosa (sport drink) setiap 15 – 20 menit untuk menjaga ketersediaan energi tetap cukup.

Nutrisi Makanan Penting Usai Berolahraga

Nah, tidak sulit kan untuk memanfaatkan waktu yang ada untuk olahraga yang efektif? Dengan mengikuti rekomendasi dari para peneliti di bidang nutrisi olahraga, usahakan untuk mengonsumsi makanan yang tepat setelah olahraga agar tercapai tujuan diet yang sehat. Meskipun sulit menemukan banyak waktu untuk olahraga, gunakanlah waktu yang sedikit tersebut untuk melakukan olahraga secara efektif, karena kualitas lebih penting daripada kuantitas. Selamat berolahraga!

Jangan lupa Anda bisa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Selain itu Prosehat juga menyediakan imunisasi ke rumah dan berbagai produk makanan sehat murah dan lengkap. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

instal aplikasi prosehat

Referensi:

  1. Aoi W, Naito Y, Yoshikawa T. Exercise and functional foods. Nutrition Journal. 2006;5(15):1-8. DOI:1186/1475-2891-5-15
  2. Kerksick C, Harvey T, Stout J, Campbell B, Wilborn C, Kreider R, et al. International society of sports nutrition position stand: nutrient timing. Journal of the International Society of Sports Nutrition. 2008;5(17):1-12.
  3. Kreider RB, Campbell B. Protein for exercise and recovery. The Physician and Sports Medicine. 2009;2(37):13-21.
  4. Poole C, Wilborn C, Taylor L, Kerksick C. The role of post-exercise nutrient administration on muscle protein synthesis and glycogen synthesis. Journal of Sports Science and Medicine. 2010;9:354-363.
  5. Sawka MN, Burke LM, Eichner ER, Maughan RJ, Montain SJ, Stachenfeld NS. Exercise and fluid replacement. Med Sci Sports Exerc. 2007;39(2):377-390.
  6. Semeco A. Post-workout nutrition: what to eat after workout [Internet]. Healthline. 2016 [cited 18 August 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/eat-after-workout#section7

 

Chat Asisten ProSehat aja