Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Prosedur dan Tips Persiapan Sebelum Tes Covid pada Anak

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia D
Ditinjau oleh : dr. Monica C

Pengambilan Sampel Usap Tes Covid pada Anak

Pengambilan Sampel Usap Tes Covid

Tes covid bukan hanya untuk orang dewasa. Tes covid pada anak juga perlu dilakukan. Terutama jika anak menunjukkan gejala covid. Melakukan tes juga menjadi hal yang perlu dilakukan jika orang tuanya terkonfirmasi positif.

Ya, virus COVID-19 tidak hanya menyerang dewasa, tetapi juga menyerang anak-anak. Terlebih lagi, dengan ditemukan varian baru yaitu omicron, kemungkinan anak terkena covid menjadi lebih besar. Data Satgas penanganan COVID-19 mengungkapkan secara kumulatif hingga 16 juli 2021 ada 777 anak di Indonesia yang meninggal dunia akibat terpapar COVID-19. Persentase angka kematian tertinggi (CFR) berada pada rentang kelompok usia 0-2 tahun, diikuti kelompok usia 16-18 tahun dan usia 3-6 tahun.

Gejala COVID-19 Pada Anak

Ketika gejala covid muncul pada anak, orang tua dapat segera memberikan pengecekan swab antigen ataupun swab PCR untuk mengetahui apakah benar anak terinfeksi covid. Semakin cepat kondisi diketahui, dan semakin cepat ditangani, risiko keparahan akibat covid dapat ditekan dan dihindari.

Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menunjukkan rawannya penularan virus COVID-19 pada kelompok usia anak-anak. Pada minggu pertama, gejala COVID-19 pada anak rata-rata hanya berlangsung selama enam hari. untuk gejalanya, umumnya anak-anak akan merasakan nyeri kepala, kelelahan, sakit tenggorokan dan gangguan penciuman (anosmia). Gejala yang muncul tergantung dari lamanya durasi anak-anak terinfeksi virus.

Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai gejala Covid-19 yang dapat dialami Si Kecil :

  • Demam 
  • Pilek
  • Nyeri tenggorokan
  • Batuk
  • Sesak nafas
  • Nyeri pada seluruh badan
  • Hidung tersumbat
  • Gangguan indra penciuman dan pengecap

Bayi berusia dibawah 1 tahun lebih beresiko tinggi terinfeksi Covid-19 dibandingkan anak yang lebih besar. Hal ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh bayi yang belum kuat dibandingkan anak yang berusia lebih besar. Jika Si Kecil mengalami gejala seperti diatas, segera periksakan Si Kecil ke fasilitas kesehatan terdekat. Lakukan tes PCR untuk memastikan apakah si kecil mengalami Covid-19.

Jenis Tes Covid pada Anak

Dari sekian banyak jenis tes covid, Sahabat Sehat dapat memilih salah satu jenis tes yang dianggap cocok untuk si kecil. Adapun beberapa jenis tes covid pada anak yang bisa dipilih antara lain:

Tes Molekuler (PCR)

Jenis tes molekuler yang paling umum digunakan untuk mendeteksi Covid-19 adalah PCR (Polymerase Chain reaction) yang memiliki tingkat keakuratan yang sangat tinggi. Test PCR juga sudah disahkan dan disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat dan dianggap sebagai standar untuk mendiagnosa Covid-19. Tes PCR dilakukan dengan menggunakan usap hidung dan tenggorokan.

Jika anak dirasa kurang nyaman jika hidung dan tenggorokannya dicolok, Sahabat Sehat dapat memilih melakukan tes PCR kumur.

Dapatkan: Layanan Tes PCR Kumur (PCR Saliva)

Tes Antigen

Jenis tes diagnostic Covid-19 lainnya yaitu tes antigen. Tes ini dilakukan menggunakan metode usap hidung atau tenggorokan. Bila hasil test negative, namun gejala menunjukkan kecurigaan Covid-19 maka perlu dilakukan konfirmasi tes PCR.

Jika ingin melakukan tes antigen sebagai syarat mendapatkan izin bepergian, atau syarat untuk sekolah tatap muka, pastikan untuk melakukan tes antigen di klinik yang terintegrasi dengan NAR. Dengan demikian, data hasil swab akan terbaca di aplikasi PeduliLindungi.

Tes Antibodi

Tes antibodi atau tes darah (serologi) dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap sampel darah anak untuk menemukan protein khusus yang disebut antibodi. Tubuh akan membuat protein tersebut untuk melawan virus, seperti SARS-CoV-2. Tes ini dapat menunjukan riwayat terinfeksi Covid-19 di masa lalu, meskipun tanpa gejala.

Jika si kecil sulit untuk diswab, tes antibodi bisa menjadi salah satu pilihan alternatif dalam melakukan tes covid pada anak.

Tips Sebelum Melakukan Swab Pada Anak

Pengalaman melakukan swab bisa jadi hal yang kurang menyenangkan untuk si kecil. Bisa jadi dia kemudian menjadi trauma dan tidak ingin lagi melakukan swab. Oleh sebab itu, sebelum melakukan swab, orang tua perlu memberikan pengertian, memperlihatkan bahwa tidak terjadi apa-apa pada orang tuanya setelah tes swab.

Pada pemeriksaan PCR dan swab antigen, proses pengambilan sampel dilakukan sama seperti pada orang dewasa, yaitu dengan mengusap tenggorokan atau hidung dengan menggunakan alat tertentu. Berikut ini prosedur yang dilakukan:

  • Anak diminta meniup napas melalui hidung untuk memastikan tidak ada sumbatan
  • Mendongakkan kepala, lalu petugas akan melakukan alat swab seperti cotton bud dengan gagang panjang lalu diusapkan dan diputar hingga ke belakang hidung selama beberapa detik
  • Setelah dilakukan swab pada hidung, anak diminta untuk membuka mulut lebar kemudian dimasukkan alat swab hingga mencapai belakang tenggorokan tanpa menyentuh lidah.
  • Alat swab dimasukkan kedalam tabung yang berisi cairan berisi reagen, lalu setelah itu dilakukan pemeriksaan PCR maupun antigen di laboratorium.

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai persiapan dan langkah melakukan tes covid pada anak. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan di rumah atau membutuhkan produk kesehatan seperti pemeriksaan Covid-19 ke rumah, multivitamin, dan imunisasi untuk Si Kecil, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

Referensi

  1. American Academy of Pediatrics. COVID-19 Testing Guidance
  2. Government of Netherlands. Testing children for coronavirus
  3. Halim. Gejala COVID-19 pada Anak
  4. Healthy Children. COVID-19 Testing and Kids: What you Should Know
  5. Mayo Clinic. How COVID-19 (coronavirus) affects babies and children
  6. National Health Service. Coronavirus (COVID-19) symptoms in children

Chat Dokter 24 Jam