Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Sudahkah Anak Anda Terlindung dari Bahaya HPV?

Kelompok remaja cukup rentan terhadap penyakit infeksi yang sesungguhnya dapat dicegah dengan vaksinasi. Mengapa demikian? Karena seiring pertambahan usia efek perlindungan dari imunisasi akan berkurang sehingga perlu diberikan vaksinasi ulangan atau vaksinasi tambahan sebagai penguat daya tahan tubuh.

Baca Juga: Inilah List Biaya Imunisasi Anak di Jakarta Selama Corona

Salah satu imunisasi yang dianjurkan untuk remaja adalah imunisasi HPV. Imunisasi HPV berguna untuk mencegah infeksi virus human papiloma (HPV). Infeksi HPV merupakan infeksi yang menular. Penularan terutama melalui kontak atau hubungan seksual. Virus HPV dapat menyerang laki-laki dan perempuan. Virus ini memiliki banyak tipe, HPV tipe 6 dan 11 diketahui sebagai penyebab dari 90% kasus kutil kelamin. Selain itu, tipe HPV 16 dan 18 diketahui sebagai penyebab 70% kasus keganasan  kanker serviks / kanker leher rahim pada wanita. Di dunia, kanker leher rahim menduduki peringkat kedua penyebab kematian terbanyak pada wanita setelah kanker payudara.

Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

Virus HPV selain menjadi penyebab kanker leher rahim, juga dapat menyebabkan infeksi pada vagina dan penis. Sedangkan pada daerah non-kelamin, kanker yang disebabkan oleh virus HPV ini juga dapat terjadi pada bagian mulut dan saluran napas atas.

Sebagai perlindungan utama ajaklah anak remaja anda untuk vaksinasi HPV. Dengan pemberian vaksin ini tubuh akan membentuk daya tahan terhadap virus sehingga anak Anda akan terlindungi dari bahaya infeksi virus HPV dan mencegah terjadinya kanker serviks di masa mendatang.

Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Ada dua jenis vaksin yang beredar di pasaran, yaitu vaksin bivalen (mencegah infeksi HPV-16 dan HPV-18 yang secara umum sebagai penyebab kanker serviks) dan quadrivalen (mencegah infeksi yang disebabkan HPV-16, HPV-18 dan juga menangkal infeksi HPV-6 dan HPV-11 sebagai penyebab kutil kelamin).

Pemberian vaksin HPV di Indonesia disarankan pada anak perempuan mulai dari usia 10 tahun. Mengapa anak usia 10 tahun sudah diberikan vaksin HPV? Vaksin HPV sebaiknya diberikan sebelum seseorang aktif berhubungan seksual selain itu, semakin dini diberikan maka semakin dini anak Anda terlindungi dari bahaya kanker serviks.

Pemberian vaksin HPV saat anak-anak hanya membutuhkan 2 dosis untuk usia 10-13 tahun. Sedangkan untuk usia 16-18 tahun atau remaja akhir pemberian vaksin membutuhkan 3 dosis.

Baca Juga: Mengapa Vaksin HPV Juga Diperlukan untuk Si Gadis

Kini Sobat bisa mendapatkan layanan vaksinasi ke rumah loh! Layanan  dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

  • Produk dijamin asli
  • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
  • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
  • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

 

Referensi:

  1. Rayhani Fadhila S. Sekilas tentang Vaksin HPV [Internet]. IDAI. 2017 [cited 12 February 2018]. Available from: idai.or.id
  2. HPV | Who Should Get Vaccine | Human Papillomavirus | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2016 [cited 12 February 2018]. Available from: cdc.gov

Chat Asisten ProSehat aja