Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Penyebab Anak Rewel yang Jarang Diketahui Para Orang Tua

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Orang Tua yang Bingung Mencari Penyebab Anak Rewel Sehingga Si Kecil Terus Menangis

Banyak sekali penyebab anak rewel dan cengeng. Selain karena lapar atau tidak bisa jauh dari orang tua, ada beberapa faktor lainnya. Dengan mengetahui apa yang menjadi penyebab si kecil mudah cengeng dan rewel, orang tua akan lebih mudah mencari solusi terbaik agar si kecil jadi lebih kalem, tidak mudah ngambek dan tidak mudah menangis.

Penasaran bagaimana caranya? Mari simak jawabannya melalui penjelasan berikut ini:

Faktor Utama Penyebab Anak Rewel

Biasanya pola asuh yang kurang tepat juga dapat berdampak pada anak yang mudah rewel atau cengeng. Misalnya anak yang terlalu dilindungi dan dikekang, dan kurang bersosialisasi dengan anak-anak seusianya, dapat mengakibatkan Si Kecil tumbuh menjadi anak yang ragu dengan kemampuannya, pesimis, cengeng dan pemurung.

Sahabat Sehat, berikut ini beberapa hal yang menjadi penyebab utama Si Kecil rewel sehingga Sahabat Sehat tahu bagaimana cara mengatasinya:

Khawatir Saat Ditinggal Orang Tua

Rata-rata Si Kecil memiliki ikatan yang erat dengan orang tua yang mengasuh sehari-hari. Kadang kala jika Sahabat Sehat harus bepergian dan meninggalkan Si Kecil sementara, dapat mengakibatkan Si Kecil menjadi rewel dan menangis.

Merasa Lapar

Kondisi lapar merupakan penyebab tersering Si Kecil rewel. Pada bayi yang lapar, tangisannya akan berirama dan semakin lama semakin nyaring. Untuk mengantisipasinya, berikan makanan atau susu sesuai jadwal.

Adaptasi Lingkungan Baru

Jika Sahabat Sehat membawa Si Kecil bepergian ke lingkungan yang baru, Si Kecil bisa saja rewel dan menangis karena belum beradaptasi dengan tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya.

Sedang Sakit

Si Kecil yang rewel dapat menjadi pertanda bahwa ia sedang sakit, misal sedang demam, perut kembung, sulit BAB, atau sedang menahan rasa nyeri (contohnya saat sedang tumbuh gigi). Sahabat Sehat perlu lebih bersabar dan memberi penanganan medis sesuai kondisi anak.

Merasa Takut

Jika Si Kecil berada dalam situasi yang tidak menyenangkan, atau baru saja dimarahi orang tua maka Si Kecil dapat menjadi rewel dan menangis. Dalam menghadapi Si Kecil yang tengah rewel, tidak dianjurkan memarahi sebab dapat memperburuk keadaan. Sahabat Sehat sebaiknya biarkan Si Kecil menangis dan baru menasehati jika tangisan sudah mereda.

Mengantuk

Anak-anak tidak dapat mengutarakan apa yang mereka rasakan, termasuk saat mereka merasa ngantuk maka Si Kecil mengkomunikasikannya dalam bentuk tangisan. Pada minggu-minggu awal setelah lahir, bayi akan membutuhkan rata-rata 16-18 jam tidur setiap harinya. Jika Si Kecil kurang tidur atau terganggu saat tidur, maka dapat terlihat rewel dan menangis.

Tidak Nyaman

Pada kondisi yang tidak nyaman seperti popok basah, suhu udara yang terlalu panas atau terlalu dingin, maupun suara yang berisik dapat menyebabkan Si Kecil menjadi rewel dan menangis.

Meluapkan Emosi

Pada anak yang berusia lebih besar, perasaan marah, sedih atau kecewa juga dapat diekspresikan dengan menangis. Sahabat Sehat sebaiknya mengkomunikasikannya dengan baik tanpa memarahi anak.

Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai penyebab anak rewel yang perlu diketahui oleh semua orang tua. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Harvard Health. Irritable Child [Internet]. USA : Harvard Health; [cited 23 August 2021].
  2. The Asian Parent. Tips Mengatasi Anak Cengeng [Internet]. Indonesia : The Asian Parent; [cited 23 August 2021].
  3. The Asian Parent. 5 Situasi Penyebab Balita Rewel dan Cara Mengatasinya [Internet]. Indonesia : The Asian Parent; [cited 1 September 2021].
  4. K. Kaneshiro, Zieve D. Fussy or irritable child [Internet]. USA : Medlineplus; [cited 1 September 2021].
  5. American Psychological Association. What Makes Children Angry [Internet]. USA : American Psychological Association. 2017 [updated 2017 June; cited 1 September 2021]

Chat Asisten ProSehat aja