Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Vitamin dan Mineral untuk Pertumbuhan Anak – ProSehat

Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Makanan yang Mengandung Mineral untuk Pertumbuhan Anak Sekaligus Vitamin yang Diperlukan Tubuh

Begitu penting vitamin dan mineral untuk pertumbuhan anak hingga mempengaruhi masa depannya. Asupan vitamin dan mineral harus seimbang. Dengan demikian fisik dan otak anak bisa sehat dan berkembang dengan baik.

Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa saja makanan yang harus dikonsumsi anak, serta manfaat dari tiap vitamin dan mineral yang terkandung dalam makanan tersebut..

Mengenal Empat Pilar Gizi Seimbang

Prinsip gizi seimbang terdiri dari 4 pilar yang merupakan upaya untuk menyeimbangkan antara zat gizi yang masuk dan zat gizi yang keluar. Empat pilar gizi seimbang ini terdiri dari:

Mengkonsumsi aneka ragam pangan

Berikan Si Kecil proporsi makanan yang seimbang, dalam jumlah yang cukup, dan tidak berlebihan. Sahabat Sehat dapat memberikan buah, sayur, nasi, serta lauk pauk yang bervariasi.

Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat

Perilaku hidup bersih dan sehat yang Sahabat Sehat dapat ajarkan, misalnya rutin mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah makan, menjaga kebersihan lingkungan dan membereskan mainan setelah digunakan.

Melakukan aktivitas fisik

Sahabat Sehat dapat mengajak Si Kecil untuk lebih aktif di dunia nyata daripada bermain di dunia maya. Aktivitas ini bisa meliputi makan bersama, membacakannya dongeng, beribadah bersama, berolahraga sore, ataupun mengajaknya bermain dengan hewan peliharaan.

Memantau Berat Badan secara teratur 

Bagi Sahabat Sehat yang memiliki bayi dan balita, indikator yang digunakan adalah perkembangan berat badan sesuai dengan pertambahan umur yang umumnya dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS).

Vitamin dan Mineral untuk Pertumbuhan Anak

Sahabat Sehat, untuk pertumbuhan anak diperlukan berbagai jenis vitamin dan mineral. Jumlahnya harus seimbang dan mencukupi. Dengan demikian tubuh dan kecerdasan anak dapat berkembang dengan optimal.

Vitamin yang Dibutuhkan oleh Anak

Untuk mendapatkan vitamin bisa didapatkan dari berbagai jenis buah dan sayuran. Selain itu, cukup dengan berjemur di pagi hari tubuh bisa mendapatkan vitamin D.

Vitamin A

Berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan mata dan kulit. Sumber vitamin A yaitu susu dan produk olahannya, makanan yang difortifikasi, wortel, kentang, mangga, serta sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kol.

Vitamin B

Untuk menjaga proses metabolisme, kesehatan jantung dan sistem saraf, Sahabat Sehat dapat memberikan vitamin B untuk Si Kecil. Sumber vitamin B dapat diperoleh dari daging, ikan, telur dan ayam.

Vitamin C

Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu penyerapan zat besi dalam tubuh Si Kecil, maka diperlukan vitamin C. Sahabat Sehat dapat memperoleh vitamin C dari buah jeruk, kiwi, stroberi, brokoli, dan tomat.

Vitamin D

Bayi dan anak-anak dianjurkan paling tidak mendapatkan asupan vitamin D sebesar 400 IU per hari. Bersama dengan kalsium, vitamin D berperan dalam membentuk tulang yang kuat. Sahabat Sehat dapat memperoleh vitamin D dari ikan salmon, ikan mackerel dan sarden, kuning telur, susu dan sereal yang terfortifikasi.

Vitamin E

Selanjutnya, vitamin E diperlukan Si Kecil untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sahabat Sehat dapat memperoleh asupan vitamin E alami dari minyak bunga matahari, kacang almond, hazel, serta biji bunga matahari.

Saat pemberikn makanan, terutama buah-buahan dan sayur, pastikan buah-buahan dan sayuran tersebut sudah dalam keadaan bersih. Konsumsi buah dan sayuran yang belum dibersihkan dapat memberikan resiko seperti gangguan pencernaan dan bahkan hepatitis.

Lihat Juga: Penyebab Hepatitis B pada Ibu Hamil

Mineral untuk Pertumbuhan Anak

Selain bagi orang dewasa, mineral juga diperlukan anak untuk memastikan tubuhnya kuat, serta bisa tumbuh tinggi dan ideal. Beberapa mineral yang dibutuhkan tubuh beserta dengan sumbernya antara lain:

Kalsium

Kalsium penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi Si Kecil. Sumber kalsium dapat Sahabat Sehat peroleh dari susu dan produk olahannya, makanan yang difortifikasi, ikan salmon, serta sayuran hijau seperti kale.

Zat Besi

Untuk menunjang sel darah merah dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh, maka dibutuhkan zat besi. Sumber makanan yang mengandung zat besi, yaitu daging, sayuran hijau (misal bayam, kale), serta kacang kedelai.

Fosfor

Fosfor berguna untuk pembentukan enzim dan sel. Mineral ini memiliki peran menjaga kesehatan tulang serta memaksimalkan metabolisme tubuh. Makanan yang mengandung fosfor diantaranya daging ayam, ikan, dan sapi.

Magnesium

Agar tekanan darah, gula darah, dan kontraksi otot anak maka anak membutuhkan asupan magnesium yang mencukupi. Dengan asupan magnesium beberapa enzim dalam tubuh anak akan lebih aktif, menjadikan sinyal pada saraf tubuh menjadi lebih lancar sehingga anak lebih cekatan, serta elektrolit dalam tubuh jadi lebih seimbang sehingga tidak mudah lelah. Magnesium terkadung dalam makanan seperti sayuran hijau, alpukat, kacang-kacangan, dan coklat hitam.

Yodium

Untuk menjaga hormon tiroid dalam tubuh, yodium memegang peran penting. Kekurangan mineral ini dapat menyebabkan gejalan hipotiroid, kenaikan berat badan tidak terkontrol, dan munculnya gondok. Mineral ini bisa ditemukn pada makanan laut (ikan, udang, dan rumput laut), serta dari garam beryodium.

Mangan

Mineral untuk pertumbuhan anak selanjutnya adalah mangan. Zat ini memiliki fungsi dan peranan dalam meregenerasi sel darah merah, pembentukan tulang, dan melancarkan siklus reproduksi anak (terutama anak perempuan). Mineral ini bisa ditemukan dalam makanan sepert udang, gandum, dan beberapa jenis biji-bijian.

Selenium

Diperlukan untuk metabolisme hormon tiroid anak. Juga membantu mencegah kerusakan sel-sel dalam tubuh si kecil. Untuk mendapatkan selenium, anak bisa diberikan makanan seperti daging ayam, ikan, telur ikan, kacang-kacangan, jamur, dan biji-bijian.

Kromoium

Banyak orang tua yang mungkin belum pernah mendengar mineral kromium. Tentunya juga tidak tahu manfaat mineral ini bagi tubuh anak. Mineral ini membantu dan menjaga kadar glukosa dalam darah serta mengaktifkan hormon insulin. Hal ini tentu sangat penting untuk mengurangi resiko diabetes pada anak. Beberapa makanan yang menjadi sumber mineral kromium antara lain daging, sayuran, dan produk olahan susu. Tubuh membutuhkan hanya sekitar 25 sampai 35 mcg per hari. Jumlah yang sangat sedikit namun sangat penting karena kekurangan kromium dapat mengganggu metabolisme tubuh dalam mengolah karbohidrat, protein, dan lemak.

Selain dari makanan, Sahabat Sehat juga dapat mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral Si Kecil dari suplemen kemasan. Namun jika Sahabat Sehat membeli suplemen pastikan untuk memperhatikan komposisi vitamin dan mineral yang tertera di kemasannya. Pastikan juga keaslian produk karena saat ini banyak sekali beredar suplemen palsu yang tidak jelas komposisinya dan berisiko justru membahayakan kesehatan anak.

Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai vitamin dan mineral untuk pertumbuhan anak yang perlu kita berikan pada Si Kecil. Jika Sahabat Sehat membutuhkan multivitamin selama dirumah, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi :

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; [cited 2021 July 30].
  2. Shaw G. 6 Vitamins and Minerals Your Kids Need [Internet]. USA : WebMD. 2013 [updated 2013 April 15; cited 2021 July 30].
  3. National Health Service. Vitamins for children [Internet]. UK : National Health Service. 2021 [updated 2021 April 16; cited 2021 July 30].

Chat Asisten ProSehat aja