Telp / WhatsApp : 0811-15-12-800

LOKASI PENYUNTIKAN IMUNISASI PADA ANAK

 

Vaksinasi pada anak dan bayi harus dilakukan sesuai dengan jadwal rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia. Setiap kali dilakukan vaksinasi, daerah tempat suntikan ada yang berbeda-beda. Kedalaman jarum suntik di kulit juga berbeda-beda tergantung pada vaksinnya. Lokasi penyuntikan vaksin merupakan lokasi dengan respon imun optimal dan memberikan kerusakan minimal pada jaringan di sekitarnya.

Beberapa lokasi pemberian vaksin antara lain adalah:

  1. Suntikan intramuskular (dalam otot): vaksin biasanya disuntikkan pada otot bahu (M.deltoids) pada anak usia 3 tahun dan lebih dari 3 tahun atau otot paha luar (M.quadriceps anterolateral) pada anak usia kurang dari 3 tahun.
  2. Suntikan intradermal: vaksin BCG dan terkadang vaksin rabies dan tifoid diberikan secara intradermal yaitu suntikan diberikan pada lapisan bawah kulit di lengan kanan atas.
  3. Suntikan subkutan: vaksin disuntikan pada bagian paha atas atau bahu kemudian jarum ditusukkan dengan kemiringan kira-kira 45 derajat.

Tidak ada vaksin yang disuntikkan langsung ke dalam darah melalui pembuluh darah. Rata-rata penyuntikan vaksin dilakukan secara intramuskular, melalui otot. Hal inilah yang menyebabkan banyak anak-anak yang taku disuntik. Padalah, rasa nyeri pada lokasi penyuntikan hanya sementara saja, dan nyeri akan hilang pada 2-3 hari pasca penyuntikan. Anda tidak perlu khawatir mengenai lokasi penyuntikan vaksin pada anak karena semua metodenya aman dan sesuai dengan prosedur yang ada.

Nah, bila ingin mendapatkan vaksin dengan nyaman, ada cara praktis. Coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat, Anda bisa mendapatkan layanan vaksin ke rumah loh!

Info lebih lanjut mengenai vaksinasi, hubungi segera Asisten Kesehatan Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

REFERENSI:

  1. Satgas Imunisasi IDAI. Jadwal imunisasi rekomendasi IDAI. 2000;2(1): 43-47.

Chat Asisten ProSehat aja