Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

KENALI DULU APA ITU ORI DIFTERI

Belakangan ini, difteri mewabah di berbagai daerah di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sampai dengan November 2017, ada 95 Kab/kota dari 20 provinsi melaporkan kasus Difteri sehingga ditetapkan menjadi kejadian luar biasa. Oleh sebab itu, maka diperlukan suatu upaya untuk memutuskan rantai penularan difteri.

Akibat adanya laporan mengenai Kejadian Luar Biasa, kementrian kesehatan bergerak untuk mencegah penyebarannya dengan melakukan pemberian imunisasi difteri massal. Outbreak Response Immunization (ORI) adalah kegiatan imunisasi tambahan yang khusus dilakukan di daerah yang mengalami kejadian luar biasa (KLB). Pada putaran pertama upaya pengendalian KLB Difteri telah dilaksanakan pada pertengahan Desember 2017. Bulan Januari 2018 ini merupakan jadwal putaran kedua ORI Difteri. Sementara ORI putaran ketiga dilakukan 6 bulan kemudian.

Target pemberian imunisasi difteri adalah anak usia 1 tahun sampai 18 tahun. Lokasi ORI Difteri berada di 12 kabupaten/kota di 3 provinsi (DKI Jakarta, Jawa barat, dan Banten). Terpilihnya Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat karena mengingat potensi penyebaran penyakit menular yang masih tinggi. Transmisi yang tinggi itu didorong oleh padatnya jumlah penduduk dan tingginya mobilisasi di tiga provinsi tersebut. Sebagai langkah awal, beberapa daerah yang menjadi target pemberian imunisasi difteri massal antara lain:

  1. Banten : Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan.
  2. DKI Jakarta: Jakarta Barat dan Jakarta Utara
  3. Jawa Barat: Purwakarta, Karawang, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi.

Difteri merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae. Difteri bisa berbahaya karena menyerang daerah nasofaring (tenggorokan), membentuk selaput semu (pseudomembran) di tenggorokan, dan menyebabkan penyumbatan saluran napas atas yang dapat mengakibatkan kematian. Difteri merupakan penyakit yang sangat menular. Penularan terjadi lewat udara saat penderita bersin atau batuk.

Vaksin difteri terbukti aman untuk melindungi dari penyakit difteri yang mematikan. Segera bawa anak anda untuk imunisasi mencegah difteri. Jangan lupa membawa buku imunisasi anak untuk ditunjukkan kepada petugas kesehatan. Namun jika Anda ingin lebih praktis, bisa vaksinasi di rumah loh! Coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat, Sahabat bisa mendapatkan layanan vaksin ke rumah. Info lebih lanjut mengenai vaksinasi, hubungi segera Asisten Kesehatan Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

Referensi:

  1. Amindoni, A. 2017. Wabah difteri di 20 provinsi: Lima hal yang perlu anda ketahui. bbc.com
  2. Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. 2017. Menkes Minta Produksi Vaksin untuk Difteri Dipercepat. sehatnegeriku.kemkes.go.id
  3. IDAI. 2017. Himbauan IDAI Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Kasus Difteri. idai.or.id
  4. Kemenkes RI. 2017. Meningkatnya Kasus Difteri, 3 Provinsi Sepakat Lakukan Respon Cepat. depkes.go.id
  5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. Depkes.go.id. 2018  Available from: depkes.go.id

 

Chat Asisten ProSehat aja