Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Kanker Serviks Si Pembunuh Banyak Wanita

Kanker serviks menjadi kata yang paling ditakutkan para wanita. Bayangkan saja di Indonesia setiap hari terdapat 40-45 wanita yang terdeteksi kanker serviks dan 20-25 orang meninggal setiap harinya. Kanker Serviks yang merupakan infeksi yang terjadi di daerah leher rahim yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus), serviks sendiri berada dibagian paling bawah dari badan rahim.

Namun dari faktor manakah risiko kanker serviks tersebut? Beberapa faktor risiko yang rentan terserang kanker serviks di antara lain: menikah atau melakukan aktivitas seksual di usia muda (kurang dari 18 tahun), berganti-ganti pasangan seks, rentan terserang infeksi di daerah kelamin serta merokok.

Untuk wanita perokok, kebiasan merokok ini akan meningkatkan risiko terjangkit kanker serviks. Karena zat nikotin dan racun dalam rokok masuk ke dalam darah melalui asap rokok yang dapat meningkatkan terjadinya cervical neoplasia atau sel-sel abnormal pada rahim. Hal inilah awal berkembangnya kanker serviks untuk wanita perokok ataupun wanita yang terpapar asap rokok (perokok pasif).

Pada awal terjadinya infeksi HPV dan kanker serviks hal ini tidak akan menimbulkan gejala apapun dan tidak menggangu aktivitas Anda. Namun jika kanker serviks tersebut berkembang ke stadium lanjut maka akan menimbulkan beberapa gejala, seperti:

  • Terjadi pendarahan setelah berhubungan seksual
  • Pendarahan berlebih yang terjadi pada periode menstruasi
  • Nyeri panggul dan nyeri saat berhubungan seksual
  • Keputihan dan keluar cairan berwarna encer
  • Kembali haid setelah menopause

Lalu bagaimana cara mencegah kanker serviks? Pencegahan kanker serviks dibagi menjadi dua yaitu pencegahan secara sekunder dan primer. Pada pencegahan secara sekunder, yaitu dapat dilakukan dengan pemeriksaan Pap Smear. Pap smear sendiri berfungsi sebagai pendeteksi sel abnormal atau lesi prakanker, kegiatan ini sebaiknya dilakukan sejak dini pada wanita yang telah aktif secara seksual dan dilakukan secara berkala.

Sedangkan pencegahan secara primer yaitu dengan melakukan vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV berguna mencegah kanker yang disebabkan dari infeksi virus HPV dengan cara menstimulasi tubuh Anda untuk membentuk antibodi melawan HPV tersebut. Vaksinasi ini tidak hanya untuk wanita namun dapat diberikan pada pria.

Vaksinasi HPV dapat mencegah 4 tipe yaitu tipe 6, 11, 16 dan 18. Pada tipe 6 dan 11 mencegah Anda dari bahaya kutil kelamin sedangkan tipe 16 dan 18 mencegah Anda dari bahaya kanker serviks. Pemberian vaksin HPV menurut The Advisory Committee on Immunzation Practice (ACIP) dan Centre for diagnosis Control Prevention (CDC) dianjurkan pemberian diberikan mulai usia 11-12 tahun. Jadi lindungi diri Anda dan orang-orang yang Anda sayangi dari bahaya kanker serviks dengan vaksinasi HPV sekarang juga. Bila ingin lebih praktis, tak perlu bingung untuk melakukan vaksin, hanya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat, Anda bisa mendapatkan layanan vaksin ke rumah loh! Info lebih lanjut mengenai vaksinasi, hubungi segera Asisten Kesehatan Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

Sumber:
Khusen, Daniel Denny. “Kanker Serviks Pembunuh Banyak Wanita”. tanyadok.com
Winardo, Donny Sutrisno. “Kanker Serviks dan Imunisasi HPV”. tanyadok.com

Chat Asisten ProSehat aja