Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Kenali Impetigo, Infeksi Kulit pada Anak yang Sering Dialami di Masa Tumbuh-Kembang

Di masa tumbuh-kembang, anak-anak rentan terhadap berbagai infeksi kuman salah satu contohnya adalah impetigo, yaitu suatu infeksi pada kulit.

infeksi kulit pada anak

Baca Juga: Jangan Lewatkan Tahap Tumbuh Kembang Anak 

Infeksi kulit ini lebih sering diderita anak-anak pada usia 2-5 tahun daripada orang dewasa, dan diperkirakan sekitar 162 juta orang anak di seluruh dunia mengalami impetigo dan lebih sering terjadi di negara berkembang maupun negara miskin. Impetigo dapat ditularkan melalui sentuhan kulit penderitanya.

Penularan biasanya terjadi setelah anak selesai bermain dan memegang benda yang sebelumnya sudah dipakai oleh orang yang menderita infeksi kulit ini, yang ditandai dengan munculnya luka kecil atau ruam pada kulit.

Penyebab Impetigo

Impetigo disebabkan oleh bakteri bernama Staphylococcus aureus (S.aureus) atau Streptococcus pyogenes (S.pyogenes).Bakteri ini dapat menginfeksi  lapisan kulit luar, misal pada wajah, lengan, dan tungkai.

Bakteri tersebut dapat berkembang biak dalam kondisi cuaca yang panas serta lembab, sehingga kasusnya dapat memuncak di saat cuaca panas dan akan menurun saat musim dingin.

Pada anak-anak, impetigo dapat terjadi ketika kulit anak terluka atau tergores karena gigitan serangga. Anak berisiko menderita impetigo jika mengalami salah satu kondisi di bawah ini:

  • Menderita diabetes.
  • Tinggal di iklim yang hangat atau
  • Menderita gangguansistem kekebalan
  • Menjalani cuci darah.
  • Riwayat gigitan serangga.
  • Sering berolahraga.
  • Memiliki riwayat gangguan kulit seperti eksim, ataupun gangguan psoriasis.
  • Kulit terbakar sinar matahari atau mengalami luka bakar.

Jenis & Gejala Impetigo

Gejala impetigo dapat mulai dirasakan dalam kurun waktu 4-10 hari setelah terpapar oleh bakteri, dapat diawali dengan keluhan demam, tidak enak badan, maupun pembesaran kelenjar getah bening. Gejala lainnya dapat dibedakan sesuai jenis impetigo, sebagai berikut:

Impetigo NonBulosa

Diperkirakan 70% impetigo merupakan jenis impetigo nonbulosa, yang ditandai dengan gejala:

  • Kemerahan, luka gatal di sekitar mulut dan hidung
  • Luka pecah, meninggalkan kulit merah, dan iritasi di sekitarnya
  • Kulit berkerak berwarna kuning kecoklatan
  • Ketika kulit sembuh terdapat bintik kemerahan yang memudar dan tidak meninggalkan bekas pada kulit

Impetigo Bulosa

Ditandai dengan gejala berikut :

  • Muncul lepuhan atau bintikberisi cairan bening yang dapat terlihat keruh, serta tidak dikelilingi oleh area kemerahan
  • Lepuhan atau bintik menjadi lunak dan pecah
  • Bentuk luka kekuningan dan berkerak di area lepuhan yang pecah
  • Lepuhan atau bintik biasanya tidak meninggalkan bekas luka pada kulit saat sudah sembuh

Ecthyma

Merupakan jenis impetigo yang terjadi bila tidak ditangani dengan baik, dan dapat ditandai dengan gejala berikut :

  • Muncul lepuhan atau pun luka lecet yang terasa nyeri pada kulit bokong, paha, tungkai, pergelangan kaki, dan kaki
  • Lepuhan berubah menjadi luka yang berisi nanah dengan kerak yang tebal
  • Kulit di sekitar luka sering kali tampak merah
  • Luka sembuh secara perlahan dan dapat meninggalkan bekas pada kulit setelah  penyakit sembuh

Baca Juga: Benarkah Air Liur Manusia Mampu Menyembuhkan Luka?

Bagaimana Cara Mengatasi Impetigo?

Impetigo dapat diatasi dengan pemberian obat dan menjaga kesehatan kulit. Dokter umumnya memberikan obat salep serta antibiotik untuk melawan infeksi pada kulit.

Produk Terkait: Jual Salep Ruam 

Jika ditangani dengan baik, impetigo dapat menunjukan perbaikan dalam waktu 7-10 hari. Namun proses pemulihan dapat membutuhkan waktu lebih lama jika ada infeksi lain pada kulit.

Untuk mencegah terjadinya impetigo, dapat melakukan beberapa hal berikut :

  • Bersihkan benda-benda yang sering disentuh oleh anak seperti mainan, kaus, seprai, karpet, boneka bulu, kasur lipat, handuk, maupun sofa.
  • Cuci hingga bersih dan sebaiknya dijemur di bawah sinar matahari.
  • Anjurkan anak untuk mandi teratur.
  • Gunting kuku jari secara berkala.
  • Cuci tangan teratur sebelum dan setelah makan serta setiap habis bermain.
  • Berikan sayur, buah yang kaya akan vitamin C.
  • Beri air putih yang cukup.

Nah, itulah Sahabat Sehat mengenai impetigo yang merupakan salah satu jenis infeksi kulit pada anak yang seringkali dialami pada masa tumbuh-kembang.

Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh

Apabila Sahabat perlu informasi lebih lanjut mengenai impetigo dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Danti N. Infeksi Kulit Impetigo: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya [Internet]. POPMAMA.com. 2021 [cited 23 March 2021]. Available from: https://www.popmama.com/kid/1-3-years-old/nisrina-danti/infeksi-kulit-impetigo/7
  2. Afani A. Kenali Impetigo Bulosa, Infeksi Bakteri yang Sering Menyerang Kulit Balita [Internet]. parenting. 2021 [cited 23 March 2021]. Available from: https://www.haibunda.com/parenting/20201104165610-60-171348/kenali-impetigo-bulosa-infeksi-bakteri-yang-sering-menyerang-kulit-balita#
  3. Irawan D. Mengenal Impetigo Bulosa, Infeksi Kulit Pada Anak yang Muncul di Musim Pancaroba [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 23 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3361887/mengenal-impetigo-bulosa-infeksi-kulit-pada-anak-yang-muncul-di-musim-pancaroba

Chat Asisten ProSehat aja