Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Penyebab Gejala Tipes Pada Anak Serta Cara Mengobatinya

Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Gejala Tipes Pada Anak yang Wajib Diketahui Oleh Semua Orang Tua

Umumnya gejala tipes pada anak berupa nafsu makan menurun dan disertai demam. Gejala tipes atau demam typhoid ini harus segera diatasi. Jika dibiarkan, komplikasi serius pada pencernaan anak bisa saja terjadi. Contoh komplikasi yang sering dialami, yaitu peradangan dan luka pada saluran cerna akibat infeksi bakteri Salmonella typhi pada lapisan usus.

Ya, tipes atau biasa disebut tifus adalah salah satu penyakit yang kerap kali dialami Si Kecil. Tipes biasa juga disebut demam tifoid merupakan salah satu jenis penyakit yang sering terjadi di negara berkembang. Saat terkena tipes, Si Kecil mungkin mengalami demam, nafsu makan menurun, dan keluhan lainnya. Nah Sahabat Sehat, apa saja tanda jika Si Kecil terserang tipes? Mari simak penjelasan berikut.

Penyebab Tipes

Tipes disebabkan akibat infeksi bakteri Salmonella typhi, yang ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar feses penderita tipes. Bakteri Salmonella dapat ditemukan pada feses dan urin penderita tipes.

Biasanya tipes terjadi di negara-negara berkembang yang memiliki sanitasi dan aturan mengenai kebersihan yang buruk. Penyakit ini bisa ditularkan antar manusia dan seringkali menyerang anak-anak. Salah satu media penyebaran tipes adalah melalui makanan dan minuman yang tercemar bakteri Salmonella yang kemudian dibeli anak ketika dia jajan.

Gejala Tipes Pada Anak

Sebagai orang tua, Sahabat Sehat harus memperhatikan kondisi kesehatan Si Kecil. Sahabat Sehat perlu untuk sensitif terhadap kesehatan anak. Ada beberapa tanda yang menjadi gejala si kecil mengalami tipes.

Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa keluhan yang menjadi gejala tipes pada anak, yaitu :

  • Suhu badan mencapai lebih dari 38 derajat Celcius
  • Demam yang berlangsung hingga 1 minggu, dan cenderung pada sore hari.
  • Nyeri perut
  • Mual dan muntah
  • Diare, atau pun sembelit
  • Perut kembung

Keluhan umumnya dapat membaik dalam 3-4 minggu, namun jika stamina tubuh kurang baik maka proses pemulihan dapat berjalan lebih lambat. Namun tentunya Sahabat Sehat tidak ingin menunggu Si Kecil mengalami tipes hingga hampir 1 bulan lamanya. Oleh sebab itu, jika menemukan gejala tipes pada anak maka sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Komplikasi Atau Dampak Buruk Akibat Tipes

Komplikasi sangat mungkin terjadi, terutama jika penanganan terlambat diberikan. Komplikasi akibat tipes perlu diwaspadai pada akhir minggu kedua demam atau awal minggu ketiga. Contoh komplikasi yang sering dialami, yaitu peradangan dan luka pada saluran cerna akibat infeksi bakteri Salmonella typhi pada lapisan usus.

Komplikasi lainnya akibat tipes adalah kekurangan cairan tubuh, terutama jika Si Kecil malas minum serta muntah terus menerus. Demam turut beresiko mengakibatkan kejang demam pada anak balita.

Gejala tipes juga menyababkan anak malas makan sehingga tentunya tubuhnya akan kekurangan gizi serta nutrisi. Hal ini tentunya membuat pertumbuhan Si Kecil akan terhambat. Tidak heran, jika anak yang menderita tipes akan terlihat kurus, mudah lemas, dan sulit berkonsentrasi.

Cara Mencegah Tipes pada Anak

Karena tipes dapat mengganggu pertumbuhan anak, maka dari itu Sahabat Sehat perlu melakukan pencegahan. Sebagai orang tua, Sahabat Sehat dapat mencegah tipes pada anak dengan cara:

Mengajarkan Anak Mencuci Tangan

Ajarkan anak kebiasaan untuk mencuci tangan sebelum dan setelah makan, setelah bermain, dan setiap habis dari toilet. Jika memang habis bermain dari luar rumah, ada baiknya juga untuk mengajarkan anak mencuci kaki, bahkan membiasakan mereka mandi setelah bermain di luar.

Jaga Kebersihan Rumah dan Toilet

Kebersihan rumah dan toilet sangatlah penting. Bakteri Salmonella biasa ada pada tempat-tempat yang kotor dan sanitasi yang buruk. Oleh sebab itu, kegiatan menyapu, mengepel, membuang sampah, dan membersihkan toilet secara berkala perlu dilakukan.

Sebagai orang tua mungkin Sahabat Sehat terkena bakteri Salmonella, namun tidak sadar terjangkit bakteri tersebut karena daya tahan tubuh kuat sehingga gejala tipes tidak muncul. Sayangnya, jika Sahabat Sehat tidak menjaga kebersihan rumah dan toiler, bakteri Salmonella tersebut dapat menyebar dari orang tua ke anak.

Jaga Kebersihan Makanan dan Minuman

Sahabat Sehat perlu memastikan kebersihan makanan dan minuman yang diberikan untuk Si Kecil. Masak makanan hingga matang, dan selalu mencuci tangan baik sebelum dan sesudah menyajikan makanan.

Jika membeli buah, ada baiknya untuk mencuci terlebih dahulu buah tersebut hingga bersih. Selain itu, pastikan Sahabat Sehat membeli buah yang dalam keadaan segar, bersih, dan tidak memiliki rasa yang berbeda dari seharusnya.

Hindari Jajan Sembarangan

Jika Sahabat Sehat membeli makanan, sebaiknya pastikan kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Salah satu kebiasaan anak adalah jajan dari pedagang yang lewat di pinggir jalan. Pastikan untuk melihat higienitas makanan yang dijual. Jika ragu pada higienitas makanan tersebut sebaiknya memberikan nasihat pada Si Kecil untuk tidak membeli makanan tersebut.

Memberikan Imunisasi Tifoid

Imunisasi tifoid dapat mulai diberikan pada saat Si Kecil berusia 24 bulan keatas, dan diulang setiap 3 tahun sekali. Dengan imunisasi ini, tubuh si kecil akan siap jika terserang bakteri Salmonella sehingga tubuh tidak gampang jatuh sakit, lebih kebal, dan proses penyembuhan jadi jauh lebih cepat.

Pengobatan Jika Ada Gejala Tipes Pada Anak

Tipes pada anak harus segera diatasi karena mempengaruhi pertumbuhan anak. Jika Sahabat Sehat menemukan gejala tipes, segera lakukan beberapa langkah berikut ini:

  1. Segera periksakan ke dokter untuk melihat apa penyakit yang sedang dialami Si Kecil
  2. Minta Si Kecil untuk melakukan istirahat total
  3. Beri kompres hangat untuk menurunkan demam
  4. Beri makanan dengan kalori dan protein tinggi, contohnya adalah bubur saring
  5. Beri minum untuk mencegah dehidrasi pada anak
  6. Berikan obat penurun demam seperti parasetamol
  7. Hanya berikan obat untuk mengatasi tipes setelah mendapatkan resep dokter

Biasanya demam karena tipes akan sembuh setelah 7 hari. Namun bukan berarti tipes telah sembuh total. Tipes pada anak bersifat kambuhan. Ada kemungkinan bakteri penyebab tipes dalam kondisi dorman (tidur) di dalam tubuh. Jika kekebalan tubuh menurun maka bakteri dapat aktif kembali dan menyebabkan Si Kecil kembali mengalami tipes.

Oleh sebab itu, kebersihan harus terus dijaga, daya tahan tubuh Si Kecil harus diperhatikan. Berikan dia makanan cukup nutrisi, gizi, dan vitamin. Selain itu, ajak Si Kecil berolahraga secara teratur, hindarkan dia dari kebiasaan buruk seperti tidur terlalu larut secara bermain game berlebihan.

Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai tanda dan gejala tipes pada anak beserta cara mencegahnya, serta pengobatan yang perlu dilakukan. Salah satu cara untuk menghindari tipes adalah dengan pemberian vaksin tifoid. Jika Sahabat Sehat berminat mendapatkan vaksin tifoid, segera manfaatkan layanan vaksinasi ke rumah. 

Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi :

  • Ikatan Dokter Anak Indonesia. Mengenal Demam Tifoid [Internet]. Indonesia : Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2016 [cited 2021 Aug 14].
  • Dowshen S. Typhoid Fever [Internet]. USA : Nemours Kids Health. 2017 [updated 2017 Oct; cited 2021 Aug 14].

Chat Asisten ProSehat aja