Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

6 Cara Mengatasi Depresi pada Remaja di Masa Pandemi Covid

Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Memahami Cara Mengatasi Depresi pada Remaja Merupakan Hal yang Penting

Semua cara mengatasi depresi pada remaja akan kurang berhasil jika tidak disertai peran orang terdekat. Khususnya peran orang tua. Perubahan emosi di masa remaja bisa saja hal wajar namun harus segera diberikan penanganan yang tepat apabilamuncul keinginan menyakiti diri sendiri maupun orang lain.

Untuk memahami bagaimana menangani depresi, tentunya Sahabat Sehat harus mencari tahu juga apa yang menyebabkan depresi tersebut terjadi dan tentunya bersedia melakukan beberapa tahapan sampai depresi tersebut benar-benar teratasi.

Memahami Apa Itu Depresi

Depresi adalah salah satu masalah kesehatan mental yang menyebabkan perasaan sedih berkepanjangan, serta kehilangan minat dalam melakukan aktivitas. Kondisi ini dapat mempengaruhi pola pikir, cara berperilaku sehingga turut berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Jika depresi dialami remaja, hal ini tentu mempengaruhi aspek kehidupan pribadi, sosial, keluarga, dan sekolah. Remaja perempuan diketahui tiga kali lebih beresiko menderita depresi dibandingkan laki-laki.

Penyebab Depresi Pada Remaja

Belum diketahui pasti secara biologis komponen mana yang bertanggung jawab terhadap perasaan depresi. Namun hingga kini diperkirakan berkaitan dengan ketidak seimbangan zat kimiawi dalam otak (Neurotransmitter), ketidak seimbangan hormon dalam tubuh, faktor keturunan, dan trauma psikologis.

Secara umum ada beberapa hal yang menjadi penyebab remaja menjadi depresi, antara lain:

  1. Trauma Psikologi
  2. Perubahan Hormon
  3. Kondisi Lingkungan Sosial
  4. Faktor Genetik dan Keturunan

Ciri Remaja yang Mengalami Depresi

Umumnya orang tua kesulitan dalam mengenali depresi pada anak remaja. Begitu juga beberapa remaja sulit menyadari bahwa dirinya sedang mengalami depresi. Sebab masalah kesehatan ini sering kali disalah artikan sebagai perubahan emosional akibat masa pubertas. Beberapa menganggap rasa depresi sehingga menjadi penyendiri karena rasa introvert pada diri. Padahal seseorang yang menjadi penyendiri belum tentu karen dirinya adalah seorang introvert.

Menurut American Academy of Child and Adolescent Psychiatry (AACAP), depresi pada remaja ditandai dengan:

  • Perubahan nafsu makan dan berat badan
  • Penurunan minat pada aktivitas yang sebelumnya disukai
  • Murung, sedih, mudah tersinggung, dan menangis
  • Energi menurun
  • Sulit berkonsentrasi
  • Perasaan bersalah, tidak berdaya, dan tidak berharga 
  • Penyalahgunaan alkohol dan obat terlarang
  • Menarik diri dari lingkungan sosial
  • Menurunnya kinerja di sekolah

Lihat Juga: Dampak Negatif Memarahi Anak

Namun ada juga kasus anak remaja yang sebenarnya depresi tetapi tidak menunjukkan gejala-gejala depresi. Oleh sebab itu, orang tua harus berperan menjadi teman sekaligus tempat berbagi keluh kesah para remaja. Dengan demikian depresi pada remaja yang tidak kelihatan ini bisa dilihat dengan lebih jelas. Apalagi jika rasa depresi remaja berpotensi melukai diri sendiri ataupun orang lain.

Cara Mengatasi Depresi pada Remaja

Sahabat Sehat, depresi akan memburuk jika tidak segera diatasi. Untuk mengatasi depresi pada remaja, ada beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Bicarakan Dengan Orang Dewasa

Apapun kondisinya, seorang remaja masih memerlukan bimbingan untuk pembentukan diri dan karakternya. Oleh sebab itu, seorang remaja membutuhkan teman baik yang seusia dengannya, maupun teman yang lebih tua dan bijak seperti orang tuanya sendiri, kakak, keluarga dekat, guru, ataupun psikolog. Membicarakan hal yang sedang dirasakan atau beban yang sedang terpendam dapat mengurangi bahkan menghilangkan seluruh potensi depresi pada diri seseorang.

2. Membuka Diri

Menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga dapat membuat seorang remaja merasa lebih baik. Tetapi perlu dipahami bahwa seorang remaja sebaiknya menghindari bergaul dengan teman yang mengajak penggunaan alkohol dan obat terlarang, sebab dapat membuat terjerumus dalam dunia kelam dan rasa depresi yang semakin dalam. Libatkan diri dengan berbagai kegiatan  dapat membuat bahagia seperti olahraga, kelas tari, seni maupun bermain musik.

3. Terapkan Pola Hidup Sehat

Konsumsi makanan dan minuman yang menyehatkan dapat membuat tubuh lebih tenang dan tentunya menjadi solusi dan cara mengatasi depresi pada remaja yang cukup ampuh. Konsumsi buah dan serat dapat menjauhkan remaja dari stress dan depresi yang mungkin diakibatkan oleh masalah kulit, masalah kesehatan, maupun masalah kurang bertenaga.

4. Menulis Buku Harian

Buku harian menjadi solusi terbaik bagi remaja yang masih merasa kesulitan dalam mengungkapkan perasaan secara langsung. Menulis semua keluh kesah di buku harian dapat membantu melepas beban yang terpendam di perasaan.

5. Hindari Penggunaan Obat

Beberapa obat dapat membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang dan menghilangkan rasa depresi yang sedang dialami. Sayangnya cara ini kurang dianjurkan, terutama jika tanpa persetujuan dokter yang memang berkompeten di bidang kesehatan mental. Penggunaan obat juga dikhawatirkan dapat membuat reaksi ketergantungan dimana ketika obat berhenti digunakan maka kecemasan dan depresi akan muncul kembali dalam tingkat yang lebih tinggi.

6. Kurangi Penggunaan Gadget

Menurut penelitian, penggunaan gadget untuk membuka sosial media dapat menjadi sumber kecemasan dan rasa depresi pada remaja. Apalagi jika merasa kondisinya saat ini tidak seindah yang sedang dirasakan oleh orang lain. Mengurangi penggunaan gadget menjadi solusi tepat. Cobalah membatasi gadget dimana hanya digunakan untuk kebutuhan interaksi dan kordinasi tugas sekolah serta untuk komunikasi dengan orang tua serta anggota keluarga lainnya.

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai beragam tips dan cara mengatasi depresi pada remaja khususnya di era pandemi seperti sekarang ini. Jika setelah melakukan tips diatas, keluhan belum membaik, maka dianjurkan berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter maupun psikolog.

Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Mayo Clinic. Teen depression – Symptoms and causes [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [updated 2021 June 05; cited 2021 July 31]. 
  2. Krans B. All You Need to Know About Teen Depression, From Causes to Coping [Internet]. USA : Healthline. 2021 [updated 2021 Feb 18; cited 2021 July 31].
  3. Smith M, Robinson L, Segal J. Dealing with Teen Depression – HelpGuide.org [Internet].USA : HelpGuide. 2021 [updated 2021 July; cited 2021 July 31].
  4. Smith M, Robinson L, Segal J. Parent’s Guide to Teen Depression – HelpGuide.org [Internet].USA : HelpGuide. 2021 [updated 2021 July; cited 2021 July 31].

Chat Asisten ProSehat aja