Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

7 Cara Ampuh Mengatasi Anak yang Rewel dan Mudah Tantrum

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Cara Mengatasi Anak yang Rewel dengan Pendekatan Persuasif

Cara mengatasi anak yang rewel dengan langsung memenuhi permintaannya hanya membuat dia jadi semakin manja. Juga semakin mudah tantrum. Oleh sebab itu, sebagai orang tua bukan hanya mendiamkan si kecil yang rewel, namun juga membuat si kecil menjadi pribadi yang tidak lagi rewel, lebih bertanggung jawab, dan jauh lebih mandiri.

Bagaimana langkah yang benar dalam mengatasi perilaku si kecil yang mudah rewel? Apa yang harus dilakukan jika si kecil terus merengek, rewel, dan tantrum?

Cara Mengatasi Anak yang Rewel

Saat Si Kecil masih bayi, orang tua akan menganggap bila bayi rewel dan sering menangis merupakan hal yang sangat wajar karena bayi masih belum dapat mengekspresikan perasaan mereka selain dengan cara menangis.

Namun Sahabat Sehat perlu mengetahui bahwa ternyata pola asuh yang kurang tepat turut menjadi penyebab Si Kecil menjadi mudah rewel atau cengeng. Anak yang terlalu dilindungi dan tidak diberikan kesempatan untuk mengatasi masalahnya sendiri akan tumbuh menjadi pribadi yang cengeng. Selain itu, anak yang kurang bersosialisasi dengan anak-anak seusianya dapat mengakibatkan kurang percaya diri dan mudah cengeng. Perasaan dan emosi Si Kecil kadang kala sulit ditebak.

Penting sekali bagi Sahabat Sehat untuk  mengambil langkah yang tepat agar si kecil tidak lagi mudah rewel. Berikut ini beberapa tips yang dapat Sahabat Sehat lakukan di rumah untuk mengatasi Si Kecil yang rewel:

Buat Si Kecil Nyaman

Pada usia anak 2-4 tahun, Si Kecil masih dalam tahap mengenal dan mempelajari emosi yang ada didalam dirinya. Terkadang Si Kecil tidak mengerti cara untuk mengungkapkan perasaannya sehingga mereka akan menangis atau rewel secara tiba-tiba. Berikan rasa hangat dan peluk Si Kecil agar merasa nyaman.

Jangan Berteriak atau Membentak Si Kecil 

Jika Si Kecil rewel, sebaiknya diam dan bersabar. Jangan membentak Si Kecil yang sedang marah atau menangis karena akan memperparah keadaan.4 Jika Sahabat Sehat berhasil mengendalikan emosi, nantinya Si Kecil akan meniru cara orang tua mengatasi emosi.

Minta Si Kecil Menjelaskan Perasaannya

Setelah Si Kecil tenang, secara perlahan mintalah Si Kecil menjelaskan apa yang sedang dirasakan. Berikan pengertian bahwa saat meminta sesuatu atau merasakan sesuatu tidak perlu diucapkan dengan emosi atau menangis. Ajarkan Si Kecil untuk mengungkapkan emosinya secara perlahan.

Mengalihkan Emosi

Agar Si Kecil tidak merengek terus menerus, alihkan energinya dengan melakukan aktivitas lain misalnya berolahraga, menggambar, atau bernyanyi. Jika memungkinkan, gendong si kecil, dan goda dia dengan mengayun-ayunkan si kecil.

Berikan Pujian Saat Si Kecil Tidak Menangis

Setelah Si Kecil berhasil mengendalikan emosinya, berikan pujian atau ucapan terima kasih karena Si Kecil tidak rewel. Dengan adanya pujian ini, si kecil akan terbiasa untuk lebih mandiri karena dia merasa perilaku mandirinya akan lebih dihargai oleh orang tuanya.

Ajak Si Kecil untuk Lebih Disiplin

Biasanya malas menjadi kepribadian anak yang mudah rewel dan menangis. Hasilnya, dia akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak disiplin. Oleh sebab itu, si kecil perlu diajarkan untuk hidup lebih disiplin. Misalnya sehabis bangun harus merapikan tempat tidurnya sendiri. Sebelum tidur harus menggosok gigi, dan harus berdoa sebelum serta setelah makan. Latihan-latihan kedisiplinan ringan ini akan membantu si kecil tidak lagi mudah rewel dan tantrum.

Hindari Terlalu Memanjakan Si Kecil

Sahabat Sehat tentu ingin agar si kecil menghentikan tangis ataupun tantrum yang sedang dia lakukan. Namun tentunya bukan dengan langsung mengalah dan memberikan apa mau si kecil. Ajarkan pada si kecil mengapa permintaannya tidak bisa dipenuhi saat ini, dan berikan syarat agar permintaannya bisa dipenuhi. Misal dia ingin memiliki sebuah boneka berukuran besar, Sahabat Sehat bisa menjanjikan memberi boneka tersebut dengan syarat si kecil rajin menggosok gigi sebelum tidur selama sebulan penuh.

Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai tips dan cara mengatasi anak yang rewel dan mudah tantrum. Pastikan agar si kecil tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan semakin mandiri. Dengan demikian, akan menjadi bekalnya di masa dewasa nanti.

Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. theAsianparent. Tips Mengatasi Anak Cengeng [Internet]. Indonesia : theAsianparent; [cited 23 August 2021].
  2. Harvard Health. Irritable Child [Internet]. USA : Harvard Health; [cited 23 August 2021].
  3. Herliafifah R. 7 Tips Jitu Mengatasi Anak Cengeng Tanpa Drama [Internet]. Indonesia : Hello Sehat; [cited 23 August 2021].
  4. The Times of India. How to deal with a cranky toddler [Internet]. India : The Times of India. 2019 [updated 2019 Dec 06; cited 23 August 2021].
  5. Trillium School. 8 Ways to Calm Down a Cranky Kid [Internet]. USA : Trillium School; [cited 23 August 2021].
  6. Banks C. Angry Child Outbursts: 10 Essential Rules for Dealing with an Angry Child [Internet]. USA : Empowering Parents; [cited 23 August 2021].

Chat Asisten ProSehat aja