Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Apa Itu Diaper Rash?

Bagi Rekan Sehat yang memiliki bayi tentu sudah tidak asing lagi dengan adanya iritasi merah di kulit daerah yang terpasang popok pada tubuh si kecil. Tapi sebenarnya apa itu diaper rash? Apakah berbahaya? Apa penyebabnya?

prosehat - diaper rash

Diaper Rash adalah bercak-bercak merah di kulit daerah yang terpasang popok. Bercak ini timbul karena kulit bayi yang terlalu lama dalam keadaan lembab akibat terlalu lama menggunakan popok yang sudah melebihi kapasitas daya tampung cairannya dan tidak segera diganti. Bercak ini juga dikenal sebagai diaper rash atau dermatitis popok. Penyakit ini hanya terjadi pada penggunaan popok yang terlalu lama. Walaupun begitu ternyata penyakit ini tidak hanya terjadi pada bayi yang menggunakan popok, tapi juga pada semua kelompok usia yang menggunakan popok, seperti pasien dengan inkontinensia atau para lansia.

Penyebab Diaper Rash

Penyebab dari dermatitis popok ini adalah karena gesekan antara kulit bayi yang sensitif dengan popok yang basah. Namun hal ini juga dapat menjadi penyebab diaper rash dengan mudah, yaitu:

  • Iritasi dari feses, urin, atau deterjen pakaian.
  • Infeksi oleh jamur.
  • Reaksi alergi terhadap popok, deterjen, sabun, losion atau karet popok.

Gejala Diaper Rash

Gejala klinis dari kelainan pada kulit ini sangat mudah dikenali. Selain bercak merah pada daerah genital bayi, lokasinya biasa muncul pada bokong bayi atau daerah genital tetapi jarang mengenai daerah lipatan kulit. Pada kecurigaan reaksi alergi diperlukan pemeriksaan kulit untuk menentukan agen penyebab alergi.

Baca Juga: 8 Persiapan Ibu Menyusui Naik Pesawat

Pengobatan yang paling efektif dari diaper rash ini adalah dengan menghentikan penggunaan popok untuk sementara dan membiarkan daerah yang biasa tertutup oleh popok terpapar ke udara. Selain itu kulit bagian tersebut harus dikeringkan sebelum pemakaian popok dengan menggunakan bedak sebagai tindakan pencegahan. Jika diaper rash disebabkan oleh jamur, dapat digunakan krim anti jamur. Namun pengobatan yang terpenting dari diaper rash ini adalah dengan menjaga daerah genital bayi Anda tetap kering.

Produk Terkait:

Untuk mencegah timbulnya diaper rash ini cukup mudah, beberapa di antaranya adalah dengan menggunakan popok yang berdaya serap tinggi, material permukaan bagian dalam popok yang terbuat dari kain lembut serta cepat kering dan dengan memilih popok yang memiliki fitur indikator daya tampung air pipis bayi. Namun yang terpenting adalah dengan mengurangi gesekan kulit dengan permukaan popok, menyerap kelembaban agar kulit di daerah pemakaian popok tetap kering, serta melindungi kulit dari urin dan tinja.

Tips Melindungi Bayi dari Diaper Rash

Berikut ini adalah tips bagaimana melindungi si kecil dari dermatitis popok yang mengganggu:

  • Pakailah popok superserap (super absorbent) atau sekali pakai karena popok jenis ini dapat menjaga keringnya kulit dan menjauhkannya dari kelembaban.
  • Daerah popok perlu dikeringkan dengan lembut setelah popok dilepas dan setelahnya biarkan kulit terpaparkan udara dulu.
  • Popok perlu segera diganti setelah bayi buang air kecil atau besar. Kadang daerah popok dianjurkan terbuka untuk jangka waktu lama; namun hal ini kurang praktis bagi kebanyakan orang tua.
  • Celana karet dan plastik harus dihindari.

Nah, itu tadi hal-hal yang penting untuk diketahui terkait dengan diaper rash. Jadi tidak perlu takut lagi untuk menggunakan popok si kecil ya. Asal Anda tahu penyebab dan cara mencegah diaper rash ini, penggunaan popok akan membantu tumbuh kembang si kecil lho. Bayangkan jika si kecil yang belum dapat menggunakan  toilet kemudian harus terganggu dengan hal seperti mengompol atau bab di celana? Pasti tumbuh kembangnya akan terganggu ya. Untuk itu jangan ragu untuk menggunakan popok ya.

beli popok di prosehat hemat hingga 40%

Sumber: TanyaDok.com

Referensi:

  • eMedicine Medscape [Internet]. Agrawal, R. (MD), Vijay Sammeta, Isabelle Thomas: Diaper Dermatitis; 2013, June 03. [cited: 2013, August 19]. Available from: http://emedicine.medscape.com/article/911985-overview.  
  • Adam, R. “Skin Care of the Diaper Area.” Pediatric Dermatology 25.4 July-Aug. 2008: 427-433.
  • eMedicineHealth [Internet]. Perlstein, D (MD): Diaper Rash. 2012; April 06. [cited: 2013, August 19]. Available from: http://www.emedicinehealth.com/diaper_rash/article_em.htm#diaper_rash_overview
  • MedicineNet [Internet]. Mersch, J (MD): Diaper Rash. 2008; October 04. [cited: 2013, August 19]. Available from: http://www.medicinenet.com/diaper_rash/article.htm.
  • Mayo Clinic [Internet]. Diaper Rash; 2012, May 22 [cited 2013 August 19]. Available from: http://www.mayoclinic.com/health/diaper-rash/DS00069.

WhatsApp Asisten Maya saja