Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

6 TIPS MENGHINDARI PERILAKU SEKS BERISIKO

Setiap manusia memiliki kebutuhan biologis, salah satunya dengan melakukan seks. Seks bisa jadi merupakan hal yang menyenangkan bahkan ada sebagian orang yang mungkin kecanduan seks. Namun amankah hal tersebut? Tentunya aman saja jika Anda tidak melakukan perilaku seks berisiko. Jika seks dilakukan secara tidak aman misalkan dengan banyak pasangan, akan ada kemungkinan salah satu pasangan Anda menyebarkan infeksi penyakit pada Anda. Hubungan seksual dengan banyak pasangan atau berganti-ganti pasangan sudah pasti akan membuka peluang lebar terhadap penularan penyakit. Berikut akan kita bahas mengenai perilaku seks berisiko.

Perilaku seks tidak hanya memberikan efek buruk bagi kesehatan, namun juga berimbas pada efek sosial dengan orang sekitar. Dampak dari perilaku seks berisiko yang paling sering terjadi adalah Infeksi Menular Seksual (IMS). IMS merupakan penyakit yang menular melalui hubungan seksual. Penyebab IMS dapat berupa bakteri, virus, atau parasit. Ada berbagai jenis IMS, namun yang paling sering adalah infeksi chlamydia, gonorrhoea, herpes, HIV/AIDS, HPV, sifilis, dan trichomoniasis. Selain itu, kanker serviks dan hepatitis B juga dapat menular dari perilaku seks berisiko.

Perilaku seks berisiko bisa terjadi melalui vagina, anal, ataupun oral seks. Penularan infeksi terjadi melalui darah atau cairan semen. Perlu diketahui bahwa anal seks memberikan risiko tertinggi penularan penyakit karena lapisan anus jauh lebih tipis dari vagina, sehingga jaringan anus jauh lebih mudah untuk rusak  dan penularan infeksi menjadi sangat rentan.

Untuk mencegah penularan penyakit menular seksual, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  1. Hentikan perilaku seksual yang berisiko!
  2. Gunakan selalu kondom. Kondom dapat membantu mengurangi risiko terkena IMS.
  3. Ingat bahwa penularan infeksi virus herpes dan virus HPV masih mungkin terjadi meski Anda menggunakan kondom.
  4. Lakukan deteksi dini dan pemeriksaan ke dokter Anda secara rutin, bila Anda melakukan praktek seksual yang berisiko
  5. Setia pada pasangan Anda.
  6. Cegah infeksi virus HPV dengan melakukan vaksinasi HPV. Selain itu vaksinasi hepatitis B sebagai perlindungan optimal dari penularan infeksi penyakit hepatitis B. Namun, ingat masih banyak penyakit yang menular melalui hubungan sessual yang berisiko yang tidak dapat dilindungi dengan vaksinasi.
  7. Hindari penggunaan alkohol atau obat terlarang, perilaku berisiko menjadi jauh lebih mungkin ketika menggunakan narkoba atau alcohol karena Anda tidak dalam kondisi yang sadar sepenuhnya.

Dengan menjaga kesehatan, menghindari perilaku seks yang berisiko, dan melakukan vaksinasi HPV maupun vaksinasi Hepatitis B, maka Anda akan terhindar dari penyakit infeksi menular seksual.

Jika ingin lebih praktis, tak perlu bingung untuk melakukan vaksinasi HPV dan hepatitis B, hanya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat, Anda bisa mendapatkan layanan vaksin ke rumah loh!

Info lebih lanjut mengenai vaksinasi, hubungi segera Asisten Kesehatan Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

Referensi:

  1. What’s Risky Sex? [Internet]. WebMD. 2016 [cited 9 February 2018]. Available from: webmd.com
  2. Aldo Fransiskus Marsetio B. TanyaDok.com | Perilaku Seksual Berisiko [Internet]. TanyaDok.com. [cited 9 February 2018]. Available from: tanyadok.com

WhatsApp Asisten Maya saja