Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

5 Tips agar Anak Tidak Takut Jarum Suntik

Ketakutan akan jarum suntik pada anak merupakan hal yang sering terjadi. Lebih dari 60% anak mengalami takut akan jarum suntik terutama yang berkaitan dengan imunisasi. Seiring bertambahnya usia, rasa ketakutan tersebut dapat berkurang, walau begitu sebagian anak tetap mengalami hal tersebut hingga beranjak dewasa. Nah, tak jarang ini menimbulkan kekhawatiran pada orang tua. Ketakutan pada anak dan kekhawatiran orang tua dapat menghalangi untuk dilakukan penyuntikan.

Peran orang tua penting dalam mengatasi ketakutan jarum suntik pada anak. Terdapat beberapa faktor yang dapat mencetuskan rasa takut anak akan jarum suntik, meliputi kasih sayang orang tua terhadap anak, respons stres orang tua seperti menangis, gugup, cemas, atau marah-marah terhadap anak, dan orang tua yang takut akan jarum suntik. Hal-hal tersebut dapat meningkatkan terjadinya ketakutan anak akan jarum suntik.

Ada beberapa tips agar anak tidak takut jarum suntik, yaitu:

1. MOTIVASI ANAK AGAR TIDAK TAKUT AKAN JARUM SUNTIK

Motivasi penting diberikan oleh orang tua agar anak tidak takut jarum suntik. Motivasi membuat seseorang berpikir positif, yang membuat kecemasan pada anak berkurang. Kecemasan yang berkurang menyebabkan sensasi nyeri yang dirasakan akan berkurang sehingga dapat mengurangi terjadinya anak takut akan jarum suntik.

2. BERIKAN KASIH SAYANG

Pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang memberikan kasih sayang yang baik kepada anak dapat menurunkan ketakutan pada anak akan jarum suntik dibandingkan yang kurang memberikan. Saat akan diimunisasi, orang tua dapat memeluk anaknya agar mereka merasa disayang oleh orang tuanya. Dengan hal tersebut dapat mengurangi takut anak akan jarum suntik.

3. TIDAK PANIK SAAT MENEMANI ANAK

Tidak jarang orang tua menjadi panik karena anaknya akan disuntik yang disebabkan karena kekhawatiran. Kekhawatiran merupakan suatu yang wajar terjadi, tetapi dalam mengatasi ketakutan anak akan jarum suntik hal ini tidak boleh terjadi. Pada penelitian menunjukkan bahwa perilaku orang tua seperti cemas, marah, atau menangis, dapat memengaruhi ketakutan anak terhadap jarum suntik.

4. MENGATASI KETAKUTAN ORANG TUA TERHADAP JARUM SUNTIK

Selain anak, orang tua pun juga dapat mengalami ketakutan akan jarum suntik. Hal ini mungkin didapatkan dari pengalaman dari masa lampau. Perilaku takut akan disuntik ini dapat menurun karena kecenderungan anak mengikuti perilaku orang tuanya. Respons ketakutan tersebut harus dihindari terutama saat bersama dengan anak. Bila hal tersebut sulit dikendalikan, perlu konsultasi lebih lanjut dengan psikiater/psikolog agar dapat mengatasi hal tersebut.

5. MEMBERITAHU KEPADA ANAK SEBELUM AKAN DISUNTIK

Kecemasan dapat menyebabkan sensasi nyeri meningkat dan mengakibatkan pengalaman nyeri yang dapat membuat sensasi nyeri semakin hebat bila terjadi nyeri selanjutnya. Dari penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa kecemasan baik sebelum, saat, dan sesudah tindakan medis dan rasa nyeri setelah tindakan medis menjadi berkurang bila pada sebelumnya pasien diberikan informasi dengan jelas seputar tindakan medis, terutama apa saja yang akan terjadi saat tindakan dan yang akan terjadi setelah tindakan medis.

Hal tersebut berkaitan dengan rasa takut akan jarum suntik pada anak. Sebelum dilakukan imunisasi, perlu diberi tahu terlebih dahulu kepada anak seputar imunisasi, meliputi perlunya imunisasi, caranya, akibat dari imunisasi yang dapat terjadi, seperti nyeri salah satunya, dan yang penting diberi tahu bahwa disuntik saat imunisasi tidak berbahaya dan nyeri yang dirasakan tidak akan berlangsung lama. Dengan langkah tersebut, dapat mengurangi rasa takut anak akan jarum suntik.

Nah, Moms itulah kelima tips yang dapat Anda terapkan supaya si kecil tidak takut lagi dengan jarum suntik. Selain itu, bila Moms ingin melakukan vaksinasi, baik untuk si kecil maupun anggota keluarga lainnya, ada layanan dokter ke rumah loh. Coba saja akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

instal aplikasi prosehat

DAFTAR PUSTAKA
Orenius T, LicPsych, Säilä H, Mikola K, Ristolainen L. Fear of Injections and Needle Phobia Among Children and Adolescents: An Overview of Psychological, Behavioral, and Contextual Factors. SAGE Open Nursing. 2018;4:237796081875944.
Taylor C, Sellick K, Greenwood K. The influence of adult behaviors on child coping during venipuncture: A sequential analysis. Research in Nursing & Health. 2011
Tsao J, Lu Q, Myers C, Kim S, Turk N, Zeltzer L. Parent and Child Anxiety Sensitivity: Relationship to Children’s Experimental Pain Responsivity. The Journal of Pain. 2006;7(5):319-326.
Suseno E. Pencegahan nyeri kronis pasca operasi. Majalah Kedokteran Andalas. 2017;40(1):40.

Chat Asisten ProSehat aja